Pramuka Dilibatkan: Bobby Nasution Minta Gerakan Pramuka Berantas Narkoba di Sumut
Gubernur Sumut Bobby Nasution meminta Gerakan Pramuka menjadi garda terdepan dalam upaya berantas narkoba di wilayahnya, menyusul tingginya angka penyalahgunaan narkotika di Sumatera Utara.
Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Afif Nasution, secara resmi meminta Gerakan Pramuka untuk mengambil peran aktif dalam upaya pemberantasan narkoba di provinsi tersebut. Permintaan ini disampaikan Bobby usai melantik kepengurusan Kwartir Daerah (Kwarda) Sumut periode 2025–2030, yang diharapkan menjadi benteng utama dalam mencegah generasi muda terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.
Langkah ini merupakan respons terhadap kondisi darurat narkoba di Sumut yang masih sangat tinggi, sebagaimana diungkapkan oleh berbagai data. Bobby menekankan pentingnya peran Pramuka dalam membentuk karakter generasi muda, sehingga mereka tidak tertarik pada narkoba dan dapat berkontribusi pada pembangunan bangsa.
Melalui gerakan yang masif dan terstruktur, Pramuka diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai positif serta kesadaran akan bahaya narkotika sejak dini. Ini menjadi bagian dari persiapan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045, sebuah visi besar yang membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.
Fokus Pencegahan Narkoba oleh Pramuka
Gubernur Bobby Nasution secara tegas meminta kepengurusan Kwarda Sumut yang baru untuk memprioritaskan pencegahan narkoba. Ia berharap Pramuka dapat menjadi garda terdepan yang masif dalam membendung peredaran dan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda Sumatera Utara.
"Lewat gerakan Pramuka yang masif akan menjadi dasar mencegah anak-anak kita tidak melirik, dan tidak tertarik narkoba. Karena kita tahu narkoba di daerah kita ini masih sangat tinggi," kata Bobby di Medan, Sumut. Pernyataan ini menunjukkan urgensi keterlibatan Pramuka dalam mengatasi masalah krusial tersebut.
Kepengurusan Kwarda Sumut yang baru, dengan Dikky Anugerah Panjaitan sebagai Ketua, Bobby Indra Prayoga sebagai Sekretaris, dan Syafrizal Syah sebagai Bendahara, diharapkan mampu menerjemahkan arahan ini menjadi program nyata. Mereka ditugaskan untuk mempersiapkan generasi unggul yang bebas narkoba, sejalan dengan cita-cita Indonesia Emas 2045.
Data dan Tantangan Narkoba di Sumatera Utara
Tingginya angka penyalahgunaan narkoba di Sumut bukan tanpa dasar, melainkan didukung oleh data yang mengkhawatirkan. Badan Narkotika Nasional RI (BNN) bersama Polda Sumut berhasil mengungkap 1,4 ton narkotika jenis sabu-sabu dari total 1,7 ton di wilayah Sumut dan Aceh sepanjang Januari hingga 25 September 2025.
Selain itu, Polda Sumut mencatat telah mengungkap jaringan narkoba dalam 4.749 kasus yang tersebar di seluruh wilayah provinsi, dengan jumlah tersangka mencapai 6.004 orang. Angka ini menunjukkan betapa masifnya peredaran narkoba di Sumatera Utara dan upaya keras aparat penegak hukum.
Data dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sumut pada tahun 2024 juga mengungkapkan bahwa dari 15,78 juta jiwa penduduk Sumatera Utara, sekitar 1,7 juta jiwa di antaranya sudah terpapar narkoba. Angka ini menjadi tantangan besar bagi pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat, termasuk Gerakan Pramuka, untuk bekerja sama dalam memberantas narkoba.
Peran Strategis Pramuka dalam Pembentukan Karakter
Ketua Kwartir Nasional, Budi Waseso, menegaskan bahwa Pramuka memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter generasi muda. Menurutnya, selain narkoba, masih banyak ancaman lain yang dapat merusak masa depan anak bangsa, dan Pramuka menjadi salah satu instrumen penting untuk menangkalnya.
"Generasi yang kita siapkan adalah generasi unggul. Kalau tidak unggul berarti emas palsu atau suasa. Pramuka salah satu yang bisa menangkal hal-hal yang merusak anak muda Indonesia,” tegas Budi. Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya pendidikan karakter yang ditawarkan oleh Gerakan Pramuka.
Menanggapi arahan tersebut, Ketua Kwarda Sumut, Dikky Anugerah Panjaitan, menyatakan komitmennya untuk menjadikan Pramuka sebagai mitra strategis Pemerintah Provinsi Sumut. Ia memastikan bahwa Pramuka siap memberikan dukungan penuh dalam menciptakan Sumut yang unggul dan maju, khususnya melalui pembinaan generasi muda yang bebas dari pengaruh negatif.
Sumber: AntaraNews