Bobby Nasution Jelaskan Duduk Perkara Pasutri Minta Bantuan Pengobatan Anak, Ternyata Kesalahan Rujukan RS Non-BPJS
Hasil pemeriksaan Dinas Kesehatan Sumut menunjukkan pasien dirujuk ke rumah sakit tidak melayani peserta BPJS, sehingga menimbulkan persoalan pembiayaan.
Gubernur Sumatra Utara, Bobby Nasution menanggapi terkait viralnya pasangan suami istri yang meminta bantuan kepadanya viral di media sosial. Dalam video tersebut, pasangan suami istri itu mengaku kesulitan membayar biaya perawatan anak mereka yang dirawat di sebuah rumah sakit swasta di Medan.
Menurut Bobby, ada kesalahan dalam proses rujukan layanan kesehatan. Hasil pemeriksaan Dinas Kesehatan Sumut menunjukkan pasien dirujuk ke rumah sakit yang tidak melayani peserta BPJS Kesehatan, sehingga menimbulkan persoalan pembiayaan.
“Sudah beres. Yang penting utamanya itu diselesaikan dahulu. Kami menyampaikan bukan membela siapa pun. Tapi memang yang kami lihat itu rujukannya salah. Artinya rumah sakit yang didatangi itu memang tidak melayani BPJS,” kata Bobby, Senin (8/6).
Penjelasan Bobby Nasution
Bobby menegaskan dirinya tidak menyalahkan keluarga pasien maupun rumah sakit tujuan. Namun, persoalan muncul karena fasilitas kesehatan yang merujuk pasien mengarahkan pasien ke rumah sakit yang tidak bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
“Yang salah itu, bukan menyalahkan pasien. Tapi rumah sakit yang merujuk. Kami sudah cek dan dicek oleh Dinas Kesehatan Sumut, kenapa merujuknya ke rumah sakit yang tidak melayani BPJS, itu titik poin kesalahannya,” ujarnya.
Bobby mengungkapkan Pemerintah Provinsi Sumut telah turun tangan menangani persoalan tersebut dan memastikan pasien mendapatkan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan.
“Hari ini sudah ditangani oleh Pemprov Sumut,” katanya.
Bobby juga menyatakan akan meminta pertanggungjawaban dari rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang melakukan rujukan tersebut. Menurutnya, terdapat sejumlah rumah sakit pemerintah maupun swasta yang melayani BPJS dan memiliki tenaga medis yang memadai.
“Nanti kami juga akan meminta pertanggungjawaban dari rumah sakit yang merujuk ini. Kenapa merujuk ke rumah sakit non-BPJS,” ujarnya.
Kesalahan Rujukan Ditelusuri
Saat ditanya kemungkinan pemberian sanksi, Bobby mengatakan pemerintah daerah masih akan mendalami alasan di balik keputusan rujukan tersebut.
“Kami lihat nanti kenapa dia merujuknya ke rumah sakit itu. Kalau dikatakan cuma ada di situ dokternya, saya rasa tidak. Kita punya rumah sakit pusat di Adam Malik dan rumah sakit umum daerah. Ada juga rumah sakit swasta yang melayani BPJS, dokternya juga bagus-bagus,” katanya.
Bobby memastikan persoalan pembiayaan pasien telah diselesaikan. Bahkan, biaya penanganan pasien saat ini telah ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Sumut.
“Kalau masalah anaknya sudah selesai, bahkan dari Pemprov Sumut sudah menanggung,” tandas Bobby.
Sebelumnya, video pasangan suami istri yang meminta bantuan kepada Bobby Nasution viral di media sosial. Dalam video tersebut, pasangan itu mengaku kesulitan membayar biaya perawatan anak mereka yang dirawat di sebuah rumah sakit swasta di Medan.
“Pak bantu kami, Pak. Anak saya terbaring di rumah sakit, biayanya terlalu besar. Kami tidak punya uang lagi, rumah pun sudah saya gadai untuk menebus anak saya,” ujar seorang ibu dalam video yang beredar.