Prabowo Unggah Foto Bareng Trump, Yakin Perdamaian Dunia Bisa Tercapai
Dalam foto yang dibagikan, tampak Prabowo dan Trump berjabat tangan sambil tersenyum hangat.
Presiden Prabowo Subianto mengunggah foto bersama Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melalui akun Instagram resminya, @prabowo, pada Minggu (28/9).
Pertemuan singkat itu berlangsung di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB ke-80 di New York. Dalam foto yang dibagikan, tampak Prabowo dan Trump berjabat tangan sambil tersenyum hangat.
“Saya bertemu sebentar dengan Presiden @realdonaldtrump di sela-sela Sidang Umum PBB ke-80 di New York,” tulis Prabowo, Senin (29/9).
Prabowo menyampaikan keyakinannya bahwa dunia kini memiliki peluang besar untuk menciptakan terobosan bagi perdamaian global. Ia mengajak seluruh pihak mendoakan agar momentum ini benar-benar bisa terwujud.
“Saya sungguh yakin kita sekarang memiliki peluang besar untuk mencapai terobosan besar bagi perdamaian. Mari kita berdoa agar kali ini, upaya bersama kita berhasil. Salam hangat, Prabowo Subianto,” ucapnya.
Sikap Tegas soal Palestina
Sebelumnya, Prabowo juga menyinggung isu Palestina saat berpidato di Sidang Majelis Umum PBB pada Selasa (23/9).
Dalam pidato yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, ia mendesak negara-negara untuk tidak berdiam diri melihat penderitaan rakyat Gaza.
“Kita harus bertindak sekarang. Banyak pembicara telah mengatakan kita harus memperjuangkan tatanan multilateral di mana perdamaian, kemakmuran, dan kemajuan bukan hanya hak istimewa segelintir orang, melainkan hak semua orang,” kata Prabowo.
Ia menggambarkan kondisi di Gaza sebagai bencana kemanusiaan yang tak bisa diabaikan.
“Saat ini, orang-orang tak berdosa menangis minta tolong, menangis untuk diselamatkan. Siapa yang akan menyelamatkan mereka? Siapa yang akan menyelamatkan orang tak berdosa? Siapa yang akan menyelamatkan para lansia dan perempuan?” tuturnya.
Prabowo menambahkan, jutaan warga Gaza tengah menghadapi ancaman serius mulai dari kelaparan hingga trauma berkepanjangan akibat konflik.
“Jutaan orang menghadapi bahaya saat ini. Mereka menghadapi trauma, kerusakan yang tak tergantikan pada tubuh mereka, dan mereka sekarat karena kelaparan,” ungkapnya.
Dalam penutup pidatonya, Prabowo menekankan pentingnya peran Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk memastikan keadilan bagi kelompok yang lemah.
“Dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang kuat, kita dapat membangun dunia di mana kaum lemah tidak menderita sebagaimana mestinya, tetapi hidup dalam keadilan yang pantas mereka dapatkan,” katanya.