Prabowo Juluki Pengusaha Serakah 'Serakahnomics': Parasit Penghisap Darah Rakyat, Vampir Ekonomi
Menurut Prabowo, pengusaha-pengusaha tersebut tak perlu diperlakukan dengan baik.
Presiden Prabowo Subianto menyindir pengusaha-pengusaha yang menganut mazhab 'serakahnomics' karena mencari keuntungan besar di atas penderitaan masyarakat. Menurut Prabowo, pengusaha-pengusaha tersebut tak perlu diperlakukan dengan baik.
"Ini sudah bukan pengusaha yang benar, ini bukan bisnis, ini bukan entrepreneurship, ini adalah keserakahan, ini adalah serakah. Jadi ini bukan mazhab ekonomi lagi, ini enggak diajarkan di fakultas-fakultas," kata Prabowo saat peluncuran Koperasi Desa Merah Putih di Klaten Jawa Tengah, Senin (21/7).
Julukan Prabowo
Prabowo mengatakan, ada pengusaha memiliki mazhab ekonomi liberal, neoliberal, pasar bebas, sosialis ekonomi komando dan sebagainya. Namun prinsip itu berbeda dengan pengusaha yang mencari keuntungan besar di atas penderitaan masyarakat.
"Ini bukan, ini lain, saya beri nama serakahnomics ini adalah serakahnomics, ini enggak perlu kita kasih perlakuan yang baik," ujar Prabowo.
Prabowo Ingatkan Pengusaha Taati Aturan
Dia mengaku telah memberi peringatan kepada para pengusaha agar mematuhi peraturan undang-undang dalam berusaha. Prabowo pun menyebut para pengusaha serakah sebagai parasit dan vampir ekonomi.
"Masa tega petani setengah mati, rakyat kita masih banyak yang susah ada yang mau cari keuntungan di atas penderitaan rakyat itu namanya adalah mengisap darah rakyat, itu adalah menurut saya parasit penghisap darah vampir-vampir ekonomi," jelas Prabowo.
Prabowo menjelaskan apabila pengusaha tertib dan mematuhi aturan, maka akan menguntungkan Indonesia. Salah satunya, memperbaiki ratusan ribu sekolah di Indonesia.
Dia mencotohkan kasus beras oplosan yang merugikan negara Rp100 triliun per tahun. Prabowo menyebut sebanyak 100.000 sekolah bisa diperbaiki dengan anggaran Rp100 triliun.
"Kalau saya punya Rp100 triliun tiap tahun berarti kita bisa perbaiki 100.000 sekolah, kita punya 330.000 sekolah dalam 3 setengah tahun kita akan perbaiki semua sekolah di seluruh Indonesia," tutur Prabowo.
Menurut dia, para pengoplos beras biasa menjadi premium ini telah melakukan sabotase ekonomi karena menimbulkan kerugian besar. Prabowo pun meminta Jaksa Agung dan Kapolri untuk mengusut tuntas kasus tersebut.
"Ini yang kita anggap sabotase ekonomi Indonesia, menikam rakyat dari belakang dan ini kita harus hentikan. Jaksa Agung dan Kapolri Saya yakin saudara setia kepada bangsa dan rakyat Indonesia. Saya yakin kau setia kepada kedaulatan bangsa Indonesia usut, tindak," pungkas Prabowo.