Presiden Prabowo Subianto kembali mengangkat tema mazhab yang ia sebut 'Serakahnomics' dalam acara perayaan Hari Lahir (Harlah) ke-27 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC). Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menjelaskan pentingnya Pasal 33 UUD 1945 yang ditetapkan oleh para pendiri bangsa.
Prabowo mengungkapkan rasa herannya dan mencari tahu tentang mazhab ekonomi yang diadopsi oleh para produsen kelapa sawit di Indonesia. Akhirnya, ia menemukan istilah yang tepat, yaitu serakahnomic.
Presiden Prabowo Subianto mengkritik para pengusaha yang mengikuti prinsip 'serakahnomics', yang dinilai hanya mementingkan keuntungan besar di atas kesengsaraan masyarakat. Ia berpendapat bahwa pengusaha semacam ini tidak layak diperlakukan dengan baik.