Prabowo Instruksikan Ojol dan Kurir Online Dapat THR
Saat ini terdapat kurang lebih 250 ribu pekerja pengemudi kurir online yang aktif dan kurang lebih 1-1,5 juta yang berstatus part time.
Presiden Prabowo Subianto mengimbau, agar perusahaan layanan angkutan berbasis aplikasi untuk memberikan tunjangan hari raya (THR) kepada pengemudi dan kurir online.
"Pemerintah mengimbau kepada seluruh perusahaan layanan angkutan berbasis aplikasi untuk memberi bonus hari raya kepada pengemudi dan kurir online dalam bentuk uang tunai dengan mempertimbangkan keaktifan kerja," kata Prabowo, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (10/3).
Prabowo menjabarkan, saat ini terdapat kurang lebih 250 ribu pekerja pengemudi kurir online yang aktif dan kurang lebih 1-1,5 juta yang berstatus part time.
Perihal besaran dan mekanisme akan ditindaklanjuti oleh Kementerian Ketenagakerjaan melalui surat edaran.
"Untuk besaran mekanisme kita serahkan dengan nanti akan dirundingkan dan akan disampaikan oleh menteri ketenagakerjaan melalui surat edaran," ujar dia.
Prabowo berharap dengan adanya bonus hari raya dapat memberikan nuansa Idulfitri yang baik untuk para pengemudi dan kurir online.
"Saudara-saudara sekalian semoga dengan kebijakan ini para pekerja dan para pengemudi online dapat merasakan libur dan mudik dan Idulfitri dalam keadaan yang baik," tutupnya.
Panggil Bos GoTo
Bos GoTo Group menemui Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (10/3). Belum diketahui apa yang akan dibahas Prabowo dengan para petinggi GoTo.
Saat ditanya awak media apakah pertemuan terkait tunjangan hari raya (THR) untuk pengemudi ojek online (ojol), CEO GoTo Group Patrick Walujo enggan menjawabnya. Dia mengaku memenuhi undangan dari Prabowo.
"Abis acara ya. Memenuhi undangan aja, nanti sesudah (baru bicara)," kata Patrick kepada wartawan sebelum pertemuan.
Sementara itu, Chief of Public Policy and Government Relations GoTo Group Ade Mulya meminta awak media menunggu pengumuman dari Prabowo.
"Nanti kita mendengar pengumuman dari Bapak langsung," ujar Ade.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli juga tak mengungkapkan apakah Prabowo akan mengumumkan THR untuk ASN maupun ojek online. Dia menyebut Prabowo akan mengumumkan langsung.
"Saya tidak boleh mendahului. Nanti keluar dari situ, nanti diumumkan Presiden. Saya bilang saya kan enggak bisa memastikan. Kita rapat dulu," jelas Yassierli.