Polri Siapkan 2.756 Pos Pengamanan Hadapi Mudik Lebaran 2026
Polri menyiapkan 2.756 posko pengamanan dan menjaga 185 ribu objek vital untuk mengantisipasi lonjakan pemudik Lebaran 2026 yang diperkirakan mencapai 143 juta.
Kepolisian Negara Republik Indonesia meningkatkan kesiapsiagaan untuk menghadapi arus mudik Lebaran 2026.
Berbagai langkah pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat disiapkan guna mengantisipasi lonjakan mobilitas selama periode libur Idul Fitri.
Kepala Divisi Humas Polri Johnny Edison Isir mengatakan jumlah masyarakat yang melakukan perjalanan mudik berpotensi melebihi prediksi awal.
"Kita ketahui bahwa berdasarkan hasil survei Kementerian Perhubungan RI, potensi pergerakan masyarakat yang akan mudik mencapai 143 juta dengan berbagai moda transportasi. Namun realisasinya, biasanya akan lebih dari prediksi potensi,” kata Isir kepada awak media di Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Ribuan Posko dan Pengamanan Objek Vital
Untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas tersebut, Polri bersama sejumlah instansi terkait akan mengerahkan personel di berbagai titik jalur mudik.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah mendirikan 2.756 posko yang tersebar di sejumlah jalur perjalanan pemudik. Posko tersebut terdiri dari Pos Terpadu, Pos Pelayanan, dan Pos Pengamanan.
"Hal ini untuk memastikan pelayanan kepada warga masyarakat bisa ter-deliver,” tegas Isir.
Selain posko pengamanan, Polri juga akan melakukan pengamanan terhadap berbagai objek vital yang menjadi pusat aktivitas masyarakat selama periode mudik dan libur Lebaran.
"Total ada 185.544 objek pengamanan yang akan dijaga. Terdiri dari rumah ibadah (masjid), kemudian lokasi salat Id, objek wisata, pusat perbelanjaan, titik-titik migrasi orang, pelabuhan, terminal, stasiun, bandara, demikian juga objek wisata,” ungkapnya.
Prediksi Puncak Mudik dan Layanan Kepolisian
Polri memperkirakan puncak arus mudik Lebaran tahun ini akan terjadi pada pertengahan Maret 2026, tepatnya pada 13 hingga 17 Maret. Sementara arus balik diprediksi berlangsung pada 24 dan 28 Maret.
Isir menyampaikan pesan dari Kapolri agar seluruh personel kepolisian memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama masa mudik.
“Bapak Kapolri berpesan segenap personel Polri harus bisa memastikan dan memberikan pelayanan kepada saudara-saudari yang akan melaksanakan mudik sehingga bisa aman, bisa selamat, bisa nyaman, dan bergembira bersama keluarga,” ujarnya.
Selain pengamanan jalur mudik, Polri juga menyediakan layanan penitipan kendaraan bagi masyarakat yang meninggalkan rumah selama libur Lebaran. Warga dapat menitipkan kendaraan di kantor kepolisian, baik di tingkat Polsek maupun Polres.
Polri juga membuka layanan hotline darurat melalui nomor 110 yang dapat dihubungi masyarakat apabila membutuhkan bantuan selama perjalanan mudik.