Polresta Surakarta Tangkap Sopir Pembawa Kabur Uang, 3 Karung Uang Diamankan
Tim Resmob Polresta Surakarta diback up penuh Sub Dit Jatanras Polda Jateng berhasil menangkap sopir pelaku pembawa kabur uang Rp10 miliar.
Pelarian sopir Bank Jateng Cabang Wonogiri yang membawa kabur mobil berisi uang tunai sebesar Rp10 miliar akhirnya berakhir. Pelaku berinisial AT berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian di wilayah Panggang, Gunungkidul, Yogyakarta, pada Senin (8/9) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB.
Tim Resmob Polresta Surakarta diback up penuh Sub Dit Jatanras Polda Jateng berhasil menangkap sopir pelaku pembawa kabur uang Rp10 miliar milik Bank Jateng cabang Wonogiri, Senin (8/9) dini hari.
Selain pelaku, petugas juga membawa sejumlah barang bukti. Di antara uang tunai sebanyak 3 karung. Baik pelaku dengan inisial AT dan barang bukti saat ini diamankan di Mapolresta Surakarta.
Selain sopir, nampak juga 2 orang lainnya yang juga digelandang ke Mapolresta Surakarta, bersamaan dengan barang bukti uang 3 karung. Mereka dan petugas menaiki tangga menunu ke salah satu ruangan di lantai 2 Mapolresta Surakarta, Jalan Slamet Riyadi.
Terlihat penangkapan pelaku, Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo membenarkannya. AT ditankap di wilayah Panggang, Gunungkidul selatan Yogyakarta, Senin (8/9) dini hari sekira pukul 04.00 WIB.
“Berkaitan dengan kemarin kasus dari sopir bank Jateng yang membawa uang Rp 10 M, Alhamdulillah, dari Polresta Surakarta sudah menangkap pelaku utama di daerah Panggang, Gunungkidul selatan, pukul empat tadi pagi,” ujar Catur saat ditemui di Mapolresta Surakarta, Senin (8/9).
Aksi nekat dilakukan oleh seorang sopir salah satu bank asal Wonogiri. Ia membawa kabur uang sebesar Rp10 miliar yang diambil oleh karyawan kantornya dari Bank Indonesia Kantor Perwakilan (KPw) Solo dan Bank Jateng Cabang Solo, pada hari Senin (1/9).
Saat dikonfirmasi ihkwal tersebut, Wakasatreskrim Polresta Surakarta, AKP Sudarmiyanto membenarkannya.
"Kejadiannya kemarin siang. Dimana karyawan bank mengambil uang Rp6 miliar Bank Indonesia Solo menggunakan mobil operasional bank," ujar dia, Selasa (2/9).
Kemudian, lanjut dia, setelah dari Bank Indonesia, rombongan kembali mengambil uang senilai Rp4 miliar di Bank Jateng Cabang Solo yang berada di Jalan Slamet Riyadi, Gladag.
Saat memasukkan uang dari Bank Jateng masih kurang Rp1 miliar. Namun petugas administrasi bank minta izin untuk ke toilet sembari menunggu uang tersebut dimasukkan.
"Setelah semua uang dimasukkan dan karyawan menuju parkiran, sopir bersama mobil operasional kabur, hilang dari lokasi parkir. Petugas administrasi langsung melapor ke pihak kepolisian," ungkapnya.