Heboh di Konawe, Pria Diduga Sandera Keponakan di Depan Polsek dan Koramil Sampara
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Konawe Inspektur Satu Rahman mengatakan video tersebut terjadi di Dusun Osupinole.
Video detik-detik seorang pria menggendong sembari melekatkan pisau ke leher bocah berusia 3 tahun di depan Mapolsek Sampara dan Koramil 1417-07/Sampara viral di media sosial (medsos). Terungkap sosok pria dalam video tersebut yakni D (27) yang mengalami gangguan kejiwaan.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Konawe Inspektur Satu Rahman mengatakan video tersebut terjadi di Dusun Osupinole, Desa Totombe Jaya, Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (1/7) kemarin. Rahman menyebut bocah yang disandera oleh pria tersebut merupakan keponakannya.
"Korban yang disandera itu keponakannya sendiri," ujarnya melalui keterangan tertulisnya, Kamis (2/7).
Alami Gangguan Jiwa
Rahman juga mengungkapkan pria dalam video tersebut ternyata mengalami gangguan kejiwaan. Rahman menyebut sebulan sebelumnya, D baru pulang menjalani perawatan kejiwaan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kota Kendari.
"Itu berdasarkan keterangan dari keluarganya," kata Rahman.
Rahman menjelaskan kronologi berawal saat pelaku merasa gelisah dan tiba-tiba menangis. D diduga menghayal ada seseorang yang ingin membunuhnya.
"Dia sempat meminta seorang warga mengantarnya ke Polsek Sampara. Tetapi warga mengabaikan karena tahu yang bersangkutan ini mengalami gangguan kejiwaan," kata Rahman.
Karena tak ada yang menggubris, D pun langsung masuk ke rumah dan mengambil sebilah pisau. Saat itulah, D juga langsung menggendong korban yang sedang bermain di depan rumah.
"Pelaku langsung mengarahkan pisau ke arah leher bocah tersebut. Warga sempat mencoba menenangkan agar tidak melukai korban," ungkapnya.
Polsek Sampara
Namun, pelaku menghiraukan dan meminta agar diantar ke Polsek Sampara. Tak berselang lama seorang warga akhirnya membawa pelaku menggunakan sepeda motor dengan posisi korban masih digendong sambil ditodong pisau.
Setelah tiba di Polsek Sampara, pelaku berteriak dan mengamuk. Anggota Polsek Sampara pun mencoba menenangkan dan meminta agar D melepaskan korban.
"Pelaku juga sempat ke Kantor Koramil 1417-07/Sampara. Tapi berkat koordinasi personel Polsek bersama Koramil Sampara, pelaku akhirnya berhasil diamankan dan korban berhasil diselamatkan tanpa luka,” ucapnya.