Polresta Padang Gencarkan Operasi Pekat Jelang Ramadhan, Jamin Keamanan Warga
Polresta Padang menggelar Operasi Pekat Singgalang 2026 untuk memastikan keamanan masyarakat menjelang Ramadhan 1447, menindak tegas pelaku penyakit masyarakat.
Kepolisian Resor Kota Padang, Sumatera Barat, melalui Satreskrim, aktif menggelar Operasi Pekat Singgalang 2026. Operasi ini bertujuan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447. Kepala Satreskrim Komisaris Polisi M. Yasin menegaskan komitmen Polresta Padang dalam memberantas kejahatan.
Selama lima hari pertama pelaksanaannya, operasi ini berhasil menindak puluhan individu yang terlibat dalam berbagai aktivitas penyakit masyarakat. Penindakan ini mencakup kasus perjudian, kejahatan jalanan seperti jambret, hingga aksi premanisme yang meresahkan warga. Langkah tegas ini diambil untuk menciptakan lingkungan yang kondusif.
Operasi Pekat Singgalang 2026 telah dimulai sejak Kamis, 12 Februari, dan dijadwalkan berlangsung hingga 24 Februari. Polresta Padang berharap operasi ini mampu memberikan kontribusi signifikan dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Hal ini penting baik menjelang maupun selama periode Ramadhan berlangsung.
Penindakan Tegas Terhadap Berbagai Kejahatan
Dalam Operasi Pekat Singgalang 2026, Polresta Padang tidak pandang bulu dalam menindak berbagai bentuk kejahatan. Fokus utama adalah memberantas penyakit masyarakat yang kerap mengganggu ketenangan publik. Penindakan ini menunjukkan keseriusan aparat dalam menjaga kondusifitas wilayah.
Kasus perjudian menjadi salah satu target utama yang berhasil diungkap pada hari pertama operasi. Unit Operasional, atau yang dikenal dengan Tim Klewang, mengamankan satu pelaku berinisial Y (48) di kawasan Mata Air, Padang Selatan. Penangkapan ini menjadi bukti awal efektivitas operasi tersebut.
Selain perjudian, kejahatan jalanan berupa jambret juga berhasil ditindak pada hari yang sama. Pelaku berinisial Z (21), warga Lubuk Begalung, diamankan karena terbukti berulang kali melakukan aksinya di sekitar 20 TKP berbeda. Keberhasilan ini memberikan rasa aman bagi pengguna jalan di Padang.
Tidak hanya itu, Polresta Padang juga mengamankan lima puluh orang yang diduga kuat terlibat dalam aksi premanisme. Penindakan ini dilakukan oleh unit gabungan Satreskrim Polresta Padang pada Sabtu, 14 Februari, di kawasan Pasar Raya Padang untuk memberantas premanisme yang meresahkan.
Peringatan Keras dan Jaminan Keamanan Jelang Ramadhan
Kepala Satreskrim Polresta Padang, Komisaris Polisi M. Yasin, memberikan peringatan keras kepada oknum masyarakat. Ia menegaskan agar tidak melakukan aktivitas penyakit masyarakat, premanisme, maupun pungutan liar. Peringatan ini berlaku untuk semua pihak di titik-titik keramaian.
Titik-titik keramaian yang menjadi perhatian khusus meliputi pasar, rumah ibadah, dan tempat penjualan takjil. Polresta Padang tidak akan menoleransi segala bentuk aktivitas yang meresahkan masyarakat. Pelaku kejahatan dijamin akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.
Operasi Pekat Singgalang 2026 ini dijadwalkan berlangsung hingga 24 Februari mendatang. Diharapkan, operasi ini dapat secara signifikan menjaga keamanan dan ketertiban. Hal ini krusial baik menjelang maupun selama bulan suci Ramadhan 1447.
Komitmen Polresta Padang untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi warga sangat tinggi. Upaya ini merupakan bagian dari persiapan menyambut Ramadhan. Masyarakat diimbau untuk turut serta menjaga ketertiban umum.
Sumber: AntaraNews