Polda Banten mengerahkan 100 personel dalam Operasi Pekat Maung 2026 yang berlangsung dari tanggal 16 hingga 25 Februari 2026. Operasi ini bertujuan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat, khususnya umat Muslim, dalam menjalankan ibadah puasa selama bulan suci Ramadhan.
Kabidhumas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, menjelaskan bahwa operasi ini mengedepankan fungsi Reserse Kriminal dan Sabhara. Penindakan difokuskan pada berbagai penyakit masyarakat yang berpotensi mengganggu keamanan.
Selama periode operasi tersebut, Polda Banten berhasil menyita ribuan botol minuman keras berbagai jenis. Selain itu, kepolisian juga mengungkap kasus prostitusi dan tindak pidana narkotika di wilayah hukumnya.
Advertisement
Advertisement
Dalam Operasi Pekat Maung 2026, Polda Banten menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran minuman keras ilegal. Sebanyak 7.471 botol minuman keras dari berbagai jenis berhasil disita oleh petugas di seluruh wilayah hukum Polda Banten.
Penyitaan ini merupakan bagian dari upaya preventif dan represif untuk menciptakan lingkungan yang kondusif. Peredaran miras seringkali menjadi pemicu tindakan kriminalitas dan gangguan ketertiban umum, yang sangat dihindari menjelang dan selama bulan Ramadhan.
Langkah tegas ini diharapkan dapat mengurangi angka kejahatan yang berkaitan dengan konsumsi alkohol. Keamanan dan kenyamanan warga menjadi prioritas utama Polda Banten melalui operasi ini.
Advertisement
Advertisement
Tidak hanya fokus pada minuman keras, Operasi Pekat Maung 2026 juga berhasil mengungkap kasus penyakit masyarakat lainnya. Polda Banten mengungkap satu kasus prostitusi dengan menangkap dua orang tersangka.
Kedua tersangka tersebut merupakan pasangan suami istri yang diduga memfasilitasi praktik prostitusi. Pengungkapan ini menegaskan bahwa operasi tidak hanya menyasar barang ilegal, tetapi juga praktik yang meresahkan masyarakat.
Di sektor tindak pidana narkotika, kepolisian juga mencatat keberhasilan. Empat laporan polisi berhasil diungkap dengan barang bukti sabu seberat 7,5 gram dan satu tersangka berhasil diringkus. Penindakan ini merupakan bagian integral dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat secara menyeluruh.
Advertisement
Advertisement
Melalui serangkaian penindakan dalam Operasi Pekat Maung 2026, Polda Banten menegaskan upaya penegakan hukum yang berkelanjutan. Operasi ini menjadi bukti keseriusan aparat dalam memberantas penyakit masyarakat.
Fokus pada peredaran minuman keras, prostitusi, dan narkotika merupakan langkah strategis. Tujuannya adalah untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
Terutama menjelang bulan suci Ramadhan, operasi semacam ini sangat penting. Hal ini untuk memastikan umat Muslim dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan nyaman tanpa gangguan.
Advertisement
Sumber: AntaraNews