Polres Rejang Lebong Siagakan Lima Pos Pengamanan Mudik Lebaran Idul Fitri 1447 H
Polres Rejang Lebong mendirikan lima pos pengamanan dan pelayanan untuk memastikan kelancaran serta keamanan arus mudik Lebaran Idul Fitri 1447 H, fokus pada titik rawan dan objek wisata di wilayahnya.
Polres Rejang Lebong, Bengkulu, telah mengambil langkah proaktif dalam menyambut arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Lima pos strategis didirikan untuk menjamin keamanan serta kenyamanan masyarakat selama periode sibuk ini. Inisiatif ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Nala 2026 yang melibatkan ratusan personel gabungan.
Pendirian pos-pos ini bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat, baik di jalur lintas maupun di pusat keramaian dan objek wisata. Kapolres Rejang Lebong AKBP Florentus Situngkir menegaskan pentingnya pelayanan optimal bagi pemudik dan wisatawan. Fokus utama adalah menjaga stabilitas keamanan di seluruh wilayah hukum Rejang Lebong.
Operasi pengamanan mudik Lebaran ini akan berlangsung selama 13 hari, terhitung mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026. Seluruh personel yang terlibat diinstruksikan untuk selalu siaga dan memastikan setiap pos tidak kosong. Ini demi memberikan respons cepat terhadap potensi gangguan keamanan atau kebutuhan darurat lainnya.
Optimalisasi Layanan dan Pengamanan di Titik Strategis
Polres Rejang Lebong telah menempatkan lima pos yang terdiri dari dua Pos Pengamanan (Pospam) dan tiga Pos Pelayanan (Posyan) di lokasi-lokasi vital. Penempatan ini didasarkan pada analisis titik-titik yang diprediksi akan mengalami kepadatan aktivitas masyarakat. Tujuannya adalah untuk memaksimalkan kehadiran petugas di lapangan dan memberikan rasa aman.
Pos Pelayanan berlokasi di kawasan Pasar Bang Mego Curup, yang merupakan pusat perbelanjaan utama di wilayah tersebut. Selain itu, dua Pos Pelayanan lainnya didirikan di objek wisata populer, yaitu Tebing Suban dan Danau Mas Harun Bastari (DMHB). Keberadaan pos-pos ini diharapkan dapat melayani kebutuhan masyarakat yang berbelanja maupun berlibur.
Sementara itu, untuk menjaga keamanan di jalur rawan lintas Curup-Lubuklinggau, Sumatera Selatan, dua Pos Pengamanan telah didirikan. Lokasinya berada di Desa Tanjung Aur, Kecamatan Sindang Kelingi, dan Pos Kontainer di Desa Taba Padang, Kecamatan Binduriang. Jalur ini dikenal sebagai salah satu rute penting yang menghubungkan dua provinsi.
Kapolres AKBP Florentus Situngkir menekankan pentingnya sistem piket jaga di setiap pos terpadu, Pospam, dan Posyan. Hal ini untuk memastikan bahwa pelayanan terbaik selalu tersedia bagi masyarakat. Setiap pos harus selalu terisi personel dan siap memberikan bantuan kapan saja dibutuhkan selama periode Operasi Ketupat Nala 2026.
Sinergi Personel Gabungan dalam Operasi Ketupat Nala 2026
Pengamanan mudik dan libur Lebaran tahun ini melibatkan 185 personel gabungan dari berbagai instansi. Mereka terdiri atas unsur Polri, TNI, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, serta instansi terkait lainnya. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen bersama dalam menciptakan suasana aman dan tertib selama perayaan Idul Fitri.
Operasi Ketupat Nala 2026 yang berlangsung selama 13 hari ini memiliki fokus utama yang jelas. Yaitu menjamin keamanan di jalur lintas yang menghubungkan Provinsi Bengkulu dengan Sumatera Selatan serta mengantisipasi lonjakan pengunjung di sejumlah objek wisata. Jalur ini merupakan arteri vital bagi mobilitas masyarakat antarprovinsi, sehingga pengamanannya menjadi prioritas utama.
Selain itu, operasi ini juga bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung di sejumlah objek wisata di Rejang Lebong. Dengan adanya personel gabungan, diharapkan potensi keramaian dapat dikelola dengan baik. Ini termasuk pengaturan lalu lintas dan pencegahan tindak kriminalitas di area-area rekreasi.
AKBP Florentus Situngkir memimpin apel kesiapan di Mapolres Rejang Lebong sebelum dimulainya operasi. Beliau menekankan pentingnya koordinasi dan komunikasi antarpersonel. Hal ini krusial untuk memastikan bahwa setiap tugas dan tanggung jawab dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien demi tercapainya tujuan operasi.
Sumber: AntaraNews