Kepolisian Resor (Polres) Banggai, Sulawesi Tengah, telah mengambil langkah proaktif dalam menyambut arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 Hijriah/2026. Sebanyak 14 pos pengamanan dan pelayanan disiapkan di berbagai titik strategis di wilayah tersebut. Inisiatif ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Tinombala yang bertujuan utama untuk menjamin keamanan, kelancaran, ketertiban, serta kenyamanan masyarakat selama periode mudik Lebaran.
Kasi Humas Polres Banggai, AKP Saiman, menjelaskan bahwa pos-pos ini meliputi 10 pos pengamanan (Pos Pam), tiga pos pelayanan (Pos Yan), dan satu pos terpadu. Penempatan pos-pos ini telah diperhitungkan secara matang untuk mencakup seluruh jalur vital yang akan dilalui pemudik. Kehadiran polisi di setiap pos diharapkan dapat memberikan rasa aman dan siap sedia membantu masyarakat yang membutuhkan.
Persiapan menyeluruh ini menunjukkan komitmen Polres Banggai dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan adanya pos-pos ini, diharapkan setiap kendala yang mungkin timbul selama perjalanan mudik dapat direspons dengan cepat dan efektif. Ini adalah upaya nyata untuk memastikan perayaan Idul Fitri dapat dinikmati dengan tenang oleh seluruh warga.
Advertisement
Advertisement
Polres Banggai secara strategis menempatkan 14 pos di seluruh wilayahnya guna mendukung kelancaran arus mudik Idul Fitri 2026. Pos-pos ini terdiri dari 10 Pos Pam yang tersebar di seluruh Polsek jajaran Polres Banggai, memastikan cakupan pengamanan yang luas di berbagai titik rawan. Penempatan ini krusial untuk memantau dan mengamankan jalur-jalur utama yang akan dilalui pemudik yang melintasi Kabupaten Banggai.
Selain Pos Pam, Polres Banggai juga mendirikan tiga Pos Yan yang berlokasi di pusat-pusat keramaian dan pintu masuk utama. Ketiga Pos Yan tersebut berada di Pelabuhan Rakyat Luwuk, Bandar Udara Syukuran Aminuddin Amir, serta Terminal Boyou di Kecamatan Luwuk Utara. Lokasi-lokasi ini dipilih karena merupakan simpul transportasi penting yang akan menjadi titik kedatangan dan keberangkatan pemudik, sehingga pelayanan dapat diberikan secara optimal.
Melengkapi jaringan pengamanan dan pelayanan, satu pos terpadu didirikan di Pos Lalu Lintas yang berlokasi di depan Mall Luwuk. Pos terpadu ini berfungsi sebagai pusat koordinasi dan respons cepat untuk berbagai situasi darurat yang mungkin terjadi. Keberadaan posko-posko ini di sepanjang jalur mudik bertujuan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di wilayah Kabupaten Banggai.
Advertisement
Advertisement
Dalam Operasi Ketupat Tinombala, Polres Banggai tidak bekerja sendiri, melainkan mengerahkan ratusan personel gabungan dari berbagai instansi. Personel gabungan ini meliputi anggota TNI, instansi terkait lainnya, para pemangku kepentingan, serta mitra keamanan dan ketertiban masyarakat. Kolaborasi ini bertujuan untuk menciptakan sinergi yang kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama periode mudik dan balik Lebaran.
Polres Banggai juga mengimbau seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan mudik Lebaran agar tidak ragu memanfaatkan layanan darurat jika mengalami kendala. Imbauan ini penting untuk memastikan setiap pemudik merasa aman dan memiliki akses bantuan kapan pun dibutuhkan. Layanan darurat ini dirancang untuk memberikan respons cepat terhadap berbagai situasi, mulai dari gangguan keamanan hingga kecelakaan lalu lintas yang mungkin terjadi di jalan.
Masyarakat dapat menghubungi sejumlah nomor layanan darurat yang telah disediakan. Layanan kepolisian dapat diakses melalui nomor 110, sementara layanan ambulans tersedia di nomor 118 atau 119. Untuk penanganan bencana, masyarakat bisa menghubungi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di nomor 117. Selain itu, layanan pencarian dan pertolongan (SAR) dapat dihubungi di nomor 115, dan pemadam kebakaran di nomor 113. Nomor-nomor ini merupakan jalur cepat untuk mendapatkan bantuan saat mudik.
Advertisement
Sumber: AntaraNews