Polres Bogor Selidiki Pencurian Komputer di SDN Karadenan, Puluhan Unit Raib
Polres Bogor tengah mendalami kasus pencurian puluhan unit komputer dan perangkat digital lainnya di SDN Karadenan, Cibinong. Aksi pencurian komputer SDN Karadenan ini merugikan sekolah secara signifikan.
Satuan Reserse Kriminal Polres Bogor kini tengah mendalami kasus pencurian puluhan unit komputer dan berbagai perangkat digital lainnya. Insiden ini terjadi di SDN Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kejadian nahas tersebut dilaporkan terjadi pada Senin (16/2) sekitar pukul 04.30 WIB dini hari.
Pelaku diduga berhasil masuk ke area sekolah dengan merusak gerbang utama serta beberapa pintu ruangan. Ruangan yang menjadi sasaran antara lain laboratorium komputer dan ruang guru. Kerugian akibat pencurian komputer SDN Karadenan ini diperkirakan cukup besar bagi fasilitas pendidikan.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bogor, Ajun Komisaris Polisi Anggi Eko Prasetyo, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Olah TKP ini dilakukan bersama jajaran Polsek Cibinong dan tim Inafis guna mengumpulkan bukti-bukti.
Kronologi dan Daftar Barang yang Hilang
Berdasarkan laporan polisi Nomor LP/B/419/II/2026/SPKT/POLRES BOGOR/POLDA JABAR tertanggal 16 Februari 2026, pelaku yang masih dalam penyelidikan diduga beraksi dengan cara merusak gembok gerbang dan pintu ruangan. Alat bantu tertentu diduga digunakan untuk melancarkan aksi pencurian ini. Pihak kepolisian menemukan serpihan isi gembok di beberapa titik gerbang dan pintu ruangan.
Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku berhasil membawa sejumlah barang berharga dari ruang laboratorium komputer. Sebanyak 24 unit komputer HP All In One dan 60 unit tablet dilaporkan raib digondol pencuri. Selain itu, dua unit sound system juga turut hilang dibawa kabur oleh para pelaku.
Aksi pencurian juga menyasar ruang kepala sekolah, di mana satu unit sound system, satu unit in focus, satu unit kamera merek Canon, serta satu unit pengeras suara turut hilang. Di ruang guru, satu unit in focus dan satu unit smart TV dilaporkan tidak ada. Bahkan, dari ruang dapur, satu tabung gas tiga kilogram dan satu magicom juga dibawa pelaku.
- Petugas menemukan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian, antara lain:
- Grendel pintu yang rusak.
- Pecahan gembok dan serpihan isi gembok.
- Alat yang diduga digunakan untuk merusak kunci, seperti pisau dapur, cutter, dan kepala palu.
- Diduga pelaku merusak gembok menggunakan bahan kimia karena ditemukan serpihan isi gembok di beberapa titik.
Penyelidikan Intensif dan Upaya Pencegahan
Ajun Komisaris Polisi Anggi Eko Prasetyo menegaskan bahwa pihaknya masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap kasus pencurian komputer SDN Karadenan ini. "Benar telah terjadi dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan di SDN Karadenan. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku," kata Anggi.
Identitas para pelaku hingga kini masih dalam proses penyelidikan intensif. Polisi juga telah memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di ruang kepala sekolah dan laboratorium komputer. Dalam rekaman tersebut terlihat beberapa orang menggunakan penutup wajah, namun waktu dan tanggal pada sistem CCTV tidak ter-setting secara real time. Hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam proses identifikasi pelaku.
Pihak kepolisian telah mendata pelapor dan saksi-saksi yang relevan dengan kejadian ini. Seluruh barang bukti yang ditemukan di lokasi juga telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Anggi menambahkan, Polres Bogor akan meningkatkan patroli serta berkoordinasi dengan pihak sekolah. Upaya ini dilakukan guna mencegah kejadian serupa terulang, terutama terhadap fasilitas pendidikan yang menjadi kepentingan publik.
Sumber: AntaraNews