PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur melaporkan kabar gembira bagi masyarakat di Desa Waipaar, Kabupaten Sikka. Sebanyak 213 rumah tangga di salah satu desa pedalaman tersebut akan segera menikmati aliran listrik. Penantian panjang warga sejak tahun 2018 kini menemui titik terang dengan realisasi program ini.
Selain ratusan rumah tangga, delapan fasilitas umum di Desa Waipaar juga akan segera terhubung dengan jaringan listrik PLN. General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa desa ini termasuk dalam kategori terpencil. Akses listrik yang merata adalah hak dasar bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Pemerataan akses listrik hingga ke wilayah terpencil menjadi komitmen utama PLN dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Diharapkan, kehadiran listrik tidak hanya menerangi rumah, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru dan mempermudah akses informasi di Desa Waipaar.
Advertisement
Advertisement
Komitmen PLN untuk Pemerataan Akses Listrik
General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, mengungkapkan bahwa pemerataan akses listrik merupakan bagian integral dari upaya PLN meningkatkan kesejahteraan. Desa Waipaar yang tergolong terpencil menjadi prioritas dalam program ini. Ini adalah wujud nyata dari komitmen PLN untuk melayani seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Sulistyono berharap, hadirnya listrik di Desa Waipaar akan membawa dampak positif yang luas. Selain penerangan, listrik diharapkan dapat membuka peluang ekonomi baru bagi warga setempat. Kemudahan akses informasi dan optimalisasi proses belajar mengajar bagi anak-anak sekolah juga menjadi harapan besar.
Sebelum pelaksanaan proyek, PLN telah mengadakan sosialisasi kepada pemerintah desa, tokoh adat, dan masyarakat setempat sebagai bagian dari persiapan. Langkah ini menunjukkan pendekatan partisipatif PLN dalam memastikan dukungan penuh dari komunitas. Sosialisasi ini penting untuk kelancaran pembangunan infrastruktur kelistrikan.
Advertisement
Advertisement
Detail Pembangunan Infrastruktur Kelistrikan di Sikka
Untuk mengalirkan listrik ke Desa Waipaar, PLN telah merencanakan pembangunan infrastruktur yang komprehensif. Proyek ini mencakup pembangunan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 6,62 kilometer sirkuit. Selain itu, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 8,79 kilometer sirkuit juga akan dibangun untuk menjangkau setiap rumah tangga dan fasilitas umum.
Tidak hanya itu, PLN juga akan memasang dua unit gardu distribusi dengan total kapasitas 100 kVA. Pembangunan ini diharapkan dapat selesai pada tahun 2026. Skala proyek ini menunjukkan keseriusan PLN dalam menyediakan pasokan listrik yang andal dan stabil bagi masyarakat pedalaman Sikka.
Manager UP2K Flores, Reza Eka, menekankan pentingnya dukungan masyarakat dalam memperlancar proses pembangunan. Kondisi geografis wilayah yang menantang menjadi salah satu faktor yang membutuhkan kerja sama semua pihak. Kerja sama yang baik adalah kunci agar listrik bisa segera dinikmati tanpa hambatan.
Advertisement
Advertisement
Apresiasi dan Dukungan Masyarakat Waipaar
Penjabat Kepala Desa Waipaar, Marianus Dare, menyampaikan apresiasi mendalam kepada PLN atas realisasi program yang telah lama dinantikan masyarakat desa tersebut. Ia mengungkapkan bahwa masyarakat telah menantikan aliran listrik sejak tahun 2018. Kerinduan panjang tersebut kini akhirnya menemui titik terang dengan adanya pembangunan infrastruktur kelistrikan.
Masyarakat Waipaar sangat bersyukur dan siap mendukung seluruh proses pembangunan agar berjalan lancar. Dukungan aktif dari warga menjadi modal penting bagi PLN untuk menyelesaikan proyek sesuai target. Hal ini mencerminkan antusiasme tinggi masyarakat terhadap akses listrik.
PLN berharap pembangunan infrastruktur kelistrikan di Desa Waipaar dapat selesai sesuai rencana sehingga masyarakat setempat segera menikmati akses listrik yang andal. Ketersediaan listrik diharapkan mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik secara optimal.
Advertisement
Sumber: AntaraNews