Polisi Tak Temukan CCTV yang Rekam Pembacokan Jaksa di Depok
Penyidik pun masih terus mengumpulkan barang bukti pendukung lainnya.
Kasus pembacokan terhadap DSK (44) pegawai Kejaksaan Agung (Kejagung) di Sawangan, Depok, Jawa Barat, kini masih terus didalami. Penyidik masih mengumpulkan saksi dan barang bukti pendukung lainnya untuk mengungkap kasus ini, termasuk menyisir CCTV di sekitar lokasi.
“Sudah. CCTV di lokasi sudah kita periksa, kita sisir sampai radius lebih dari 5 KM,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Bambang Prakoso, Rabu (28/5).
Sayangnya dari CCTV yang ada, tidak ada yang mengarah ke lokasi kejadian. Penyidik pun masih terus mengumpulkan barang bukti pendukung lainnya.
“Untuk di lokasi sendiri belum ada CCTV yang mengcover tempat kejadian perkara,” ujarnya.
Dari rekaman CCTV yang ada pun tidak diketahui kendaraan atau siapa saja yang melintas di jam sekitar peristiwa terjadi.
“Masih proses analisis, analis kami masih bekerja,” akunya.
Saksi yang Diperiksa
Saat ini sejumlah saksi sudah dimintai keterangan. Mulai dari istri korban, ibu korban dan orang-orang yang ada di sekitar lokasi.
“Saksi hari ini yang diperiksa penambahannya hanya korban sendiri. Kemudian yang sebelumnya telah diperiksa adalah para pedagang atau toko-toko yang ada di sekitar tempat kejadian perkara yang masih buka atau masih beroperasi pada sebelum atau sesudah waktu terjadinya tindak pidana,” tukasnya.
Jumlah saksi saat ini sebanyak tujuh orang. Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakait.
“Tujuh saksi itu (terdiri dari) pedagang atau orang yang disekitar TKP, kemudian ada orang yang membantu pada saat pasca peristiwa hingga sampai ke rumah sakit. Lalu hari ini bertambah dengan korban sendiri,” pungkasnya.