Tahukah Anda? 55 Koperasi Merah Putih Jaksel Butuh Modal, Pemkot Jaksel Dorong Kolaborasi Demi Kemandirian Ekonomi

Pemkot Jaksel serius dorong kolaborasi Koperasi Merah Putih Jaksel dengan berbagai instansi dan CSR. Tujuannya? Wujudkan kemandirian ekonomi masyarakat, terutama bagi 55 koperasi yang masih terkendala modal.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda? 55 Koperasi Merah Putih Jaksel Butuh Modal, Pemkot Jaksel Dorong Kolaborasi Demi Kemandirian Ekonomi
Pemkot Jaksel serius dorong kolaborasi Koperasi Merah Putih Jaksel dengan berbagai instansi dan CSR. Tujuannya? Wujudkan kemandirian ekonomi masyarakat, terutama bagi 55 koperasi yang masih terkendala modal. (Merdeka.com)

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) tengah gencar mendorong penguatan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP). Inisiatif ini berfokus pada kolaborasi erat antara KKMP dengan berbagai instansi terkait. Langkah strategis ini bertujuan untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat di seluruh wilayah Jakarta Selatan.

Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Ali Murthadho, menekankan pentingnya semangat gotong royong dalam setiap kegiatan KKMP. Ia berharap sosialisasi yang diadakan dapat menjadi momentum krusial. Momentum tersebut diharapkan mampu memperkuat peran vital koperasi sebagai penggerak utama ekonomi lokal.

Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) sendiri merupakan inovasi yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Anggotanya dibentuk untuk secara bersama-sama meningkatkan kesejahteraan. Semua aktivitas KKMP dijalankan dengan berlandaskan prinsip kekeluargaan dan kebersamaan yang kuat.

Pentingnya Kolaborasi untuk Penguatan Koperasi Merah Putih

Ali Murthadho menegaskan bahwa koperasi tidak dapat berkembang secara mandiri tanpa dukungan eksternal. "Koperasi tidak bisa berjalan sendiri, melainkan harus melalui kolaborasi dengan para mitra strategis," ujarnya dalam sosialisasi tersebut. Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya sinergi antarpihak.

Mitra strategis yang dimaksud mencakup berbagai entitas, mulai dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hingga lembaga keuangan. Selain itu, keterlibatan aplikator digital juga dianggap krusial untuk modernisasi dan perluasan jangkauan koperasi. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan.

Dengan adanya kolaborasi yang kuat, Koperasi Merah Putih Jaksel diharapkan mampu mengatasi berbagai tantangan. Sinergi ini juga berpotensi membuka peluang baru bagi anggota koperasi. Tujuannya adalah untuk mencapai kemandirian ekonomi yang lebih baik dan berkelanjutan bagi masyarakat Jakarta Selatan.

Tantangan dan Dukungan CSR bagi Koperasi Merah Putih Jaksel

Kepala Suku Dinas PPKUKM Kota Administrasi Jakarta Selatan, Parulian Tampubolon, mengungkapkan data terkini mengenai KKMP. Saat ini, terdapat 65 Koperasi Merah Putih Jaksel di wilayah tersebut. Dari jumlah tersebut, hanya 10 KKMP yang sudah memiliki gerai dan beroperasi dengan baik.

Parulian menambahkan, sebanyak 36 KKMP lainnya belum memiliki gerai koperasi sama sekali. Sementara itu, sisanya sudah memiliki gerai namun belum dapat menjalankan usahanya. Kendala utama yang dihadapi oleh koperasi-koperasi ini adalah masalah modal usaha yang masih terbatas.

Untuk mengatasi kendala tersebut, kegiatan sosialisasi ini juga menghadirkan berbagai pihak yang memiliki program Tanggung Jawab Sosial (CSR). "Kami mengajak untuk para peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya dikarenakan pada hari ini banyak sekali para pembuat program tanggung jawab sosial (Corporate Social Responsibility/CSR) yang telah meluangkan waktu untuk membantu para peserta yang mengalami kesulitan baik dari segi pendanaan ataupun dari segi strategi," ucap Parulian.

Beberapa mitra CSR yang turut hadir dan siap memberikan dukungan antara lain Bank Mandiri, Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kecamatan Kebayoran Baru, serta PT Pertamina. Selain itu, PT Toco Ramai Digital dan PT Food Station Tjipinang Jaya juga turut berpartisipasi. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan solusi konkret bagi permasalahan modal dan strategi usaha Koperasi Merah Putih Jaksel.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi