Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Hebat Empat Gudang Cold Storage di Pati
Kepolisian sedang menyelidiki penyebab kebakaran hebat yang melanda empat gudang cold storage milik PT Dua Putra Utama Makmur di Pati, Jawa Tengah. Insiden ini terjadi pada Sabtu pagi dan menghanguskan sejumlah bangunan penyimpanan bahan baku.
Kebakaran hebat melanda empat gudang penyimpanan berpendingin atau cold storage milik PT Dua Putra Utama Makmur di Jalan Raya Pati-Juwana KM 7, Desa Purworejo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Insiden ini terjadi pada Sabtu, 6 Juni, sekitar pukul 06.00 WIB, setelah petugas keamanan perusahaan melaporkan adanya kepulan asap tebal. Kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti dari peristiwa nahas ini.
Kapolsek Pati Inspektur Polisi Satu Windartono menjelaskan bahwa kebakaran bermula dari laporan petugas keamanan yang melihat asap muncul dari gudang penyimpanan di bagian belakang kompleks perusahaan. Upaya pemadaman awal sempat dilakukan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun, api yang sudah terlanjur membesar membuat pemadaman secara mandiri menjadi sangat sulit dikendalikan.
Melihat kondisi api yang terus membesar, petugas keamanan segera meminta bantuan dari pemadam kebakaran dan pihak kepolisian. Personel dari Polsek Pati dan Polresta Pati langsung mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan area, membantu proses pemadaman, serta mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan dari amukan api.
Kronologi dan Upaya Pemadaman Awal Kebakaran Gudang Cold Storage Pati
Kebakaran di fasilitas penyimpanan berpendingin PT Dua Putra Utama Makmur ini pertama kali diketahui pada Sabtu pagi. Asap tebal terlihat membumbung dari area gudang di bagian belakang kompleks perusahaan, memicu respons cepat dari petugas keamanan. Mereka berupaya memadamkan api dengan APAR, namun besarnya kobaran api dan asap tebal menghalangi upaya tersebut.
Merespons laporan darurat, tim gabungan segera diterjunkan ke lokasi kebakaran gudang cold storage Pati. Satuan Samapta Polresta Pati mengerahkan satu unit kendaraan Armoured Water Cannon (AWC), diikuti oleh Brigade Mobil (Brimob) Pati dengan satu unit AWC tambahan. Selain itu, sembilan unit mobil pemadam kebakaran dari berbagai instansi turut serta dalam upaya pemadaman masif ini.
Petugas gabungan yang terlibat dalam penanganan kebakaran meliputi personel dari Polresta Pati, Brimob Pati, Damkar Kabupaten Pati, Damkar Kabupaten Rembang, serta unsur perusahaan dan instansi terkait lainnya. Mereka bekerja keras untuk mengendalikan api dan memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Upaya ini menunjukkan koordinasi yang baik antarlembaga dalam menghadapi situasi darurat.
Proses Penyelidikan dan Kondisi Terkini Lokasi Kebakaran
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran empat gudang cold storage di Pati masih dalam proses penyelidikan intensif oleh kepolisian. Tim Inafis belum dapat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara maksimal. Hal ini disebabkan oleh kondisi bangunan yang masih panas, serta adanya api dan asap tebal yang masih menyelimuti area dalam lokasi kejadian.
Untuk mengungkap penyebab kebakaran, pihak kepolisian akan menunggu hasil pemeriksaan dari Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Tengah. Hasil analisis dari Labfor diharapkan dapat memberikan petunjuk krusial mengenai titik awal api dan faktor-faktor pemicunya. Proses penyelidikan ini memerlukan ketelitian dan waktu untuk mendapatkan kesimpulan yang akurat.
Berdasarkan pendataan sementara, bagian yang terbakar meliputi empat bangunan cold storage yang digunakan untuk menyimpan bahan baku. Bahan baku yang tersimpan di dalamnya antara lain daging sapi dan daging ayam. Selain itu, ruang produksi yang berisi kardus dan bahan plastik yang mudah terbakar juga turut hangus dilalap si jago merah.
Dampak dan Langkah Selanjutnya Pasca Kebakaran
Dampak materiil dari kebakaran gudang cold storage Pati ini diperkirakan cukup besar. Namun, jumlah kerugian materiil secara pasti masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang. Kepolisian akan menunggu hasil audit dari pihak perusahaan untuk mengetahui estimasi kerugian secara menyeluruh.
Dugaan sementara mengindikasikan bahwa sumber api berasal dari salah satu gedung cold storage yang berada di sisi belakang timur kompleks pabrik. Meskipun demikian, dugaan ini masih perlu dikonfirmasi melalui penyelidikan lebih lanjut oleh tim ahli. Prioritas utama saat ini adalah memastikan seluruh titik api benar-benar padam dan area aman untuk olah TKP.
Sumber: AntaraNews