Polisi Terima Info Titik Sumber Api Kebakaran Pasar Taman Puring, Langsung Periksa Orang Ini
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly menerangkan pihaknya belum bisa bicara gamblang terkait asal muasal api.
Polisi masih menyelidiki kebakaran Pasar Taman Puring, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Total, 500 lebih kios hangus terbakar.
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly menerangkan pihaknya belum bisa bicara gamblang terkait asal muasal api. Dia beralasan, kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan dari tim ahli di Puslabfor Mabes Polri.
"Bukan penyidik yang bisa menjelaskan penyebab kebakaran, karena itu adalah ahli. Ahli yang dimaksud adalah ahli yg berada di Pusat Laboratorium Forensik. Jadi kami menunggu hari ini dari ahli sedang bekerja, kami menunggu hasilnya apakah penyebab dari kebakaran itu apa," kata dia kepada wartawan, Rabu (30/7).
Dia menerangkan, penyidik Polres Metro Jaksel telah memeriksa lima orang saksi terdiri dari pedagang yang mengetahui titik awal api, juga pedangang di sebelah kios yang menjadi titik awal api. Informasinya, api pertama kali terlihat dari kios pakaian di lantai satu, bagian tengah pasar.
"Kelanjutan mengenai hal itu nanti Puslabfor, ahli yang menjelaskan ya, kami telah ambil keterangan, sebanyak 5 orang," ucap dia.
Tak hanya itu, garis polisi juga masih terpasang untuk mengamankan lokasi dari status aquo beriringan dengan poses penyelidikan yang sedang berjalan.
"Kami masih melakukan pendalaman lagi," ucap dia.
Mengenai video yang viral di medsos, yang disebut menunjukkan awal mula asap keluar, Nicolas belum bisa memastikan kebenarannya.
"Kami harus dalami dulu video itu, apakah itu settinggan atau asli, kita harus bawa ke puslabfor, terus kami blm bisa jelaskan itu," tandas dia
Amankan Arang dan Kabel
Sementara itu, Tim dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri ikut mengusut penyebab kebakaran yang menghanguskan ratusan kios di Pasar Taman Puring, Jakarta Selatan.
Kepala Subbid Laka Bakar Puslabfor Bareskrim Polri, Kompol Henry Siahaan, mengatakan pihaknya saat ini melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), untuk menentukan penyebab kebakaran.
"Jadi sebelum kita menentukan penyebabnya, kita tentukan dulu lokasinya dengan cara orientasi menentukan titik lokasi api pertama kebakarannya. Nah dari lokasi api pertama kebakaran tersebut, kita mengambil barang bukti, itu nanti yang menjadi penyebab kebakarannya," katanya.
Dia mengatakan, tim Puslabfor mengambil sejumlah barang bukti. Di antaranya sisa abu arang, kabel-kabel yang hangus, hingga peralatan listrik yang memungkinkan menjadi penyebab kebakaran
"Untuk penyebab pastinya kita belum bisa memastikan karena harus di konfirm dengan alat yang ada di lab," ucap dia.
Dia mengatakan, barang bukti yang didapatkan akan diperiksa di lab selama kurang lebih sepekan sampai akhirnya nanti ada kesimpulan penyebab kebakaran terjadi.
500 Kios Hangus
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 500 lebih kios di Pasar Taman Puring, Jakarta Selatan yang hangus akibat kebakaran.
Data ini tercatat berdasarkan data sementara BPBD DKI Jakarta per pukul 19.45 WIB, Senin (28/7/2025).
"Objek Kejadian pasar lebih kurang 500 kios," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji dalam keterangannya.
Sementara itu, per pukul 20.27 WIB ini api masih dalam proses pemadaman petugas. Adapun kebakaran terjadi sekira pukul 18.03 WIB.