Polda Maluku Kerahkan Ratusan Personel dalam Operasi Keselamatan Salawaku 2026 Jelang Ramadhan
Polda Maluku mengerahkan 386 personel dalam Operasi Keselamatan Salawaku 2026 menjelang bulan Ramadhan, bertujuan menciptakan lalu lintas aman dan tertib serta menekan angka kecelakaan di seluruh wilayah Maluku.
Kepolisian Daerah (Polda) Maluku telah menyiapkan strategi komprehensif untuk menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Sebanyak 386 personel dikerahkan dalam Operasi Keselamatan Salawaku 2026 yang akan berlangsung selama 14 hari, dimulai sejak 2 Februari 2026. Operasi ini merupakan langkah proaktif untuk memastikan keamanan dan ketertiban lalu lintas di seluruh wilayah Maluku.
Wakapolda Maluku Brigjen Pol Imam Thobroni menjelaskan bahwa operasi ini bertujuan utama menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib. Hal ini juga menjadi persiapan awal untuk pelaksanaan Operasi Ketupat saat perayaan Idul Fitri mendatang. Kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas menjadi fokus utama sebelum memasuki masa arus mudik dan balik Lebaran yang padat.
Dalam pelaksanaannya, Polda Maluku tidak bekerja sendiri, melainkan melibatkan personel TNI untuk mendukung upaya penertiban lalu lintas. Sinergi ini diharapkan dapat menekan angka kecelakaan dan memastikan kelancaran arus kendaraan. Masyarakat diimbau untuk lebih tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama, terutama menjelang momen penting keagamaan.
Tujuan dan Durasi Operasi Keselamatan Salawaku 2026
Operasi Keselamatan Salawaku 2026 merupakan inisiatif strategis Polda Maluku untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas dan mengurangi potensi kecelakaan. Operasi ini akan berlangsung selama 14 hari penuh, terhitung mulai tanggal 2 Februari 2026, mencakup seluruh jajaran Polda Maluku hingga polres di tingkat kabupaten/kota.
Wakapolda Maluku, Brigjen Pol Imam Thobroni, menegaskan bahwa operasi ini adalah langkah awal untuk membangun kesadaran masyarakat. Tujuannya adalah menciptakan kondisi lalu lintas yang kondusif sebagai persiapan menuju Operasi Ketupat saat Idul Fitri. Keterlibatan personel TNI juga menjadi bagian penting untuk memastikan ketertiban dan keamanan di jalan raya.
Sasaran operasi telah melalui kajian mendalam, dengan memfokuskan pada titik-titik rawan pelanggaran, kemacetan, dan kecelakaan lalu lintas. Meskipun demikian, pendekatan edukatif lebih diutamakan dibandingkan penindakan. Hal ini bertujuan agar masyarakat memahami pentingnya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.
Fokus Edukasi dan Penegakan Hukum yang Selektif
Dalam Operasi Keselamatan Salawaku 2026, Polda Maluku menekankan pendekatan preemtif dan preventif. Penindakan akan dilakukan secara selektif, dengan prioritas pada edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Wakapolda Maluku menyatakan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir, karena tujuan utama operasi ini adalah mengajak untuk tertib demi keselamatan bersama.
Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi menambahkan bahwa sasaran operasi mencakup lokasi rawan kemacetan dan pelanggaran lalu lintas. Pusat-pusat aktivitas masyarakat seperti pasar dan kawasan wisata juga menjadi perhatian khusus, terutama menjelang waktu berbuka puasa. Deteksi dini dan pemetaan wilayah rawan dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan.
Pemeriksaan kendaraan juga akan dilakukan, khususnya terhadap kendaraan yang berpotensi kelebihan kapasitas. Ini merupakan langkah antisipasi menjelang arus mudik dan balik Lebaran. Kegiatan penyuluhan dan imbauan secara humanis akan terus digalakkan agar masyarakat menjaga keselamatan diri dan orang lain di jalan raya.
Sinergi Antar Instansi dan Peran Aktif Masyarakat
Polda Maluku memperkuat sinergisitas dengan berbagai instansi terkait demi kelancaran Operasi Keselamatan Salawaku 2026. Kolaborasi dengan Dinas Perhubungan dan Jasa Raharja menjadi kunci, mengingat keselamatan lalu lintas adalah tanggung jawab bersama.
Selain itu, operasi ini juga mengimbau masyarakat untuk turut serta menjaga keamanan dan ketertiban menjelang Ramadhan. Pentingnya memelihara toleransi antarumat beragama juga ditekankan. Partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.
Masyarakat diimbau untuk tidak ragu melaporkan hal sekecil apa pun yang berkaitan dengan kamtibmas. Call center 110 siap merespons cepat setiap pengaduan. Ini menunjukkan komitmen Polda Maluku dalam memberikan pelayanan terbaik dan menjaga situasi kondusif di Maluku.
Sumber: AntaraNews