Polda Bali Cocokkan DNA WNA Hilang dengan Potongan Tubuh di Gianyar
Kepolisian Daerah Bali sedang melakukan pencocokan DNA WNA yang dilaporkan hilang dengan potongan tubuh manusia yang ditemukan di Gianyar, mengarah pada dugaan mutilasi dan penyelidikan intensif.
Denpasar, 27 Februari 2026 – Kepolisian Daerah Bali tengah berupaya mengungkap misteri penemuan potongan tubuh manusia di kawasan Pantai Ketewel, Kabupaten Gianyar. Proses identifikasi dilakukan dengan mencocokkan sampel DNA dari potongan tubuh tersebut dengan DNA keluarga seorang Warga Negara Asing (WNA) yang sebelumnya dilaporkan hilang. Kasus ini mencuat setelah laporan dugaan penculikan WNA Ukraina diterima pihak kepolisian pada pertengahan Februari 2026.
Kepala Bidang Humas Polda Bali Komisaris Besar Polisi Ariasandy menjelaskan bahwa sampel DNA telah diambil dari potongan tubuh dan pihak keluarga korban. Sampel-sampel ini akan diperiksa oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokes Polda Bali bersama Bidlabfor Polda Bali. Pencocokan DNA ini diharapkan dapat memberikan titik terang mengenai identitas korban dan kronologi kejadian yang sebenarnya.
Laporan orang hilang yang menjadi dasar penyelidikan ini diterima pada 15 Februari 2026 sekitar pukul 23.30 Wita di Polsek Kuta Selatan. WNA yang dilaporkan hilang tersebut merupakan seorang laki-laki berkebangsaan Ukraina. Prioritas utama kepolisian adalah keselamatan korban sejak laporan awal diterima, dan kini fokus bergeser pada identifikasi serta pengungkapan pelaku di balik kasus tragis ini.
Pencarian Identitas Korban dan Proses DNA Forensik
Polda Bali telah mengambil langkah konkret dalam upaya identifikasi korban dengan mengumpulkan sampel DNA dari potongan tubuh yang ditemukan. Sampel ini kemudian akan dicocokkan dengan DNA keluarga WNA Ukraina yang melaporkan kehilangan. Proses forensik ini menjadi kunci untuk memastikan identitas korban dan memvalidasi dugaan yang ada.
Koordinasi erat telah terjalin antara pihak kepolisian dengan keluarga korban untuk mendapatkan sampel DNA yang diperlukan. Langkah ini menunjukkan keseriusan aparat dalam menangani kasus yang melibatkan warga negara asing. Hasil dari pemeriksaan tim DVI dan Bidlabfor Polda Bali sangat dinantikan untuk memberikan kejelasan.
Penyelidikan dimulai setelah laporan dugaan penculikan WNA Ukraina diterima di Polsek Kuta Selatan. Laporan tersebut menjadi dasar bagi tim gabungan dari Polda Bali dan Polres Gianyar untuk segera bertindak. Fokus awal penyelidikan adalah menemukan WNA yang dilaporkan hilang tersebut dalam keadaan selamat.
Penemuan Potongan Tubuh Misterius di Pantai Ketewel
Hingga saat ini, polisi telah menemukan sejumlah potongan tubuh manusia yang tersebar di delapan titik berbeda. Lokasi penemuan meliputi sekitar muara sungai dan pesisir Pantai Ketewel, Gianyar. Bagian tubuh yang ditemukan antara lain kepala, dada sebelah kanan dan kiri, lengan, paha, telapak kaki kanan, serta organ-organ dalam.
Kondisi potongan tubuh yang ditemukan sudah mulai mengalami pembusukan, mengindikasikan bahwa korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari dua hingga tiga hari. Hal ini menyulitkan proses identifikasi awal secara visual. Penemuan yang tersebar di berbagai titik juga menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana potongan tubuh tersebut bisa sampai di lokasi tersebut.
Komisaris Besar Polisi Ariasandy menyatakan bahwa kondisi potongan tubuh yang ditemukan mengarah pada dugaan mutilasi. Ia menambahkan bahwa potongan terlihat agak kasar, namun untuk kepastiannya masih menunggu hasil otopsi dari tim forensik. Polisi juga masih menyelidiki apakah potongan tubuh dibuang di lokasi lain lalu terbawa arus, atau langsung dibuang di sekitar area penemuan.
Dugaan Mutilasi dan Penyelidikan Mendalam
Dugaan mutilasi menjadi fokus utama dalam penyelidikan kasus penemuan potongan tubuh di Gianyar ini. Kondisi potongan tubuh yang kasar memperkuat indikasi adanya tindakan kekerasan serius. Tim forensik akan melakukan otopsi mendalam untuk memastikan penyebab kematian dan jenis luka yang dialami korban.
Sejak menerima laporan, tim dari Polda Bali bersama Polres Gianyar langsung mendatangi tempat kejadian perkara. Mereka mengamankan barang bukti dan meminta keterangan dari saksi-saksi di sekitar lokasi. Rekaman CCTV di sepanjang jalur menuju lokasi penemuan juga sedang diperiksa secara teliti untuk melacak pergerakan yang mencurigakan.
Penyelidikan masih terus berjalan, dan pihak kepolisian mengaku telah mengantongi sejumlah alat bukti yang mengarah pada titik terang. Bukti-bukti ini diharapkan dapat membantu mengungkap identitas pelaku dan motif di balik kejahatan keji ini. Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan setelah hasil identifikasi dan penyelidikan lengkap.
Sumber: AntaraNews