Pionir di Kalangan Ikatan Alumni PT, IKA Unpad Resmi Bentuk Unit Pengelola Zakat (UPZ) untuk Kumpulkan ZIS
Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) telah meresmikan Unit Pengelola Zakat (UPZ) mereka, menjadi pionir di antara ikatan alumni perguruan tinggi. Simak potensi besar ZIS yang akan dikelola UPZ IKA Unpad.
Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) secara resmi membentuk Unit Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZ) sebagai langkah strategis. Pembentukan ini bertujuan untuk menyediakan wadah lengkap bagi alumni Unpad dan masyarakat umum. Ini juga untuk menyempurnakan ibadah serta mengelola ZIS secara profesional dan terstruktur.
Peresmian ini disampaikan oleh Ketua UPZ IKA Unpad, Agus Santoso, melalui siaran pers di Bandung pada Sabtu, 20 September. Penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan UPZ IKA Unpad telah dilakukan sebelumnya. SK tersebut diserahkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI pada Kamis, 18 September, di Kantor Sekretariat IKA Unpad Jakarta.
Langkah ini menandai berdirinya secara resmi UPZ IKA Unpad, yang diklaim sebagai pionir di antara organisasi ikatan alumni perguruan tinggi di Indonesia. UPZ ini diharapkan dapat mengoptimalkan potensi ZIS dari sekitar 300 ribu alumni Unpad. Tujuannya adalah untuk kemaslahatan umat dan membantu Baznas dalam penyalurannya kepada yang berhak.
Tujuan dan Potensi Besar UPZ IKA Unpad
Agus Santoso menjelaskan bahwa pembentukan UPZ IKA Unpad ini adalah untuk menyediakan sarana layanan. Tujuannya adalah kesempurnaan ibadah bagi alumni Unpad dan masyarakat umum. Unit ini akan berfokus pada pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara terencana.
UPZ IKA Unpad akan menyalurkan dana ZIS tersebut kepada mereka yang berhak menerimanya. Dengan demikian, unit ini berfungsi sebagai jembatan antara muzaki dan mustahik. Ini sejalan dengan prinsip-prinsip pengelolaan zakat yang transparan dan akuntabel sesuai syariat Islam.
Kang Agus, sapaan akrabnya, menyoroti potensi besar yang dimiliki oleh sekitar 300 ribu alumni Unpad. Jumlah alumni tersebut merupakan kekuatan signifikan sebagai bagian dari gerakan ZIS. Potensi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang luas bagi kemaslahatan umat di berbagai sektor.
Dukungan Baznas dan Harapan Kolaborasi Nasional
Kepala Divisi Pengumpulan UPZ Baznas RI, Trihadian Saeful Muslim, menyambut baik inisiatif IKA Unpad. Ia berharap UPZ IKA Unpad dapat menjadi teladan bagi organisasi ikatan alumni lainnya. Kolaborasi ini penting untuk mengorganisir pengumpulan ZIS bersama Baznas secara nasional.
Trihadian menekankan pentingnya peran UPZ IKA Unpad dalam membantu Baznas. UPZ ini diharapkan tidak hanya mengumpulkan, tetapi juga membantu dalam proses penyaluran ZIS. Dana tersebut akan disalurkan kepada pihak-pihak yang memang berhak menerima sesuai ketentuan yang berlaku.
Penyerahan SK Kepengurusan UPZ IKA Unpad dari Baznas RI adalah bentuk dukungan resmi. Momen ini memperkuat legitimasi dan kesiapan UPZ IKA Unpad dalam menjalankan tugasnya. Kerjasama ini diharapkan dapat memperluas jangkauan dan efektivitas pengelolaan ZIS di Indonesia, memberikan manfaat yang lebih besar.
Struktur Kepengurusan dan Status Pionir
Penyerahan SK kepengurusan UPZ IKA Unpad dilakukan oleh Trihadian Saeful Muslim. Dokumen penting ini diterima langsung oleh Ketua UPZ IKA Unpad, Agus Santoso (FH79). Acara bersejarah tersebut berlangsung di Kantor Sekretariat IKA Unpad Jakarta, disaksikan oleh para pengurus.
Jajaran pengurus UPZ IKA Unpad yang turut hadir meliputi Kusnandar, FE92 sebagai Ketua Harian. Ario PB Rahman, FH94 menjabat sebagai Sekretaris, dan Teh Mery Indria Sari, PAAP FE94 sebagai Bendahara. Struktur ini menunjukkan keseriusan dalam pengelolaan UPZ yang baru dibentuk.
Selain itu, Kang Jenal Kaludin, FE85, dan Kang James Ibrahim Affandi, FISIP, ditunjuk sebagai Ketua dan Anggota Pengawas UPZ. Notaris Tintin Surtini, FH77, juga hadir sebagai Penasehat UPZ. Agus Santoso menegaskan bahwa UPZ IKA Unpad ini merupakan "pionir UPZ di organisasi Ikatan Alumni Perguruan Tinggi di Indonesia."
Sumber: AntaraNews