PALAWA-IKA Unpad Hadirkan Solusi Air Bersih Permanen untuk Warga Aceh Tamiang Terdampak Bencana

PALAWA-IKA Unpad merealisasikan program air bersih lengkap dengan toren dan filter canggih di Aceh Tamiang, mengatasi krisis pascabencana banjir dan kemarau panjang yang melanda wilayah tersebut.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
PALAWA-IKA Unpad Hadirkan Solusi Air Bersih Permanen untuk Warga Aceh Tamiang Terdampak Bencana
PALAWA-IKA Unpad merealisasikan program air bersih lengkap dengan toren dan filter canggih di Aceh Tamiang, mengatasi krisis pascabencana banjir dan kemarau panjang yang melanda wilayah tersebut. (AntaraNews)

Pecinta Alam Mahasiswa bersama Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (PALAWA-IKA Unpad) telah merealisasikan program air bersih vital bagi masyarakat terdampak banjir di Desa Pahlawan, Kabupaten Aceh Tamiang. Program ini mencakup penyediaan toren, tandon, serta filter air canggih yang mampu mengolah air keruh menjadi layak konsumsi secara langsung. Inisiatif ini hadir sebagai respons cepat terhadap krisis air bersih yang melanda wilayah tersebut pascabencana hidrometeorologi.

Bantuan sarana air bersih ini, yang merupakan hasil donasi dari PALAWA dan IKA Unpad, dirancang untuk dimanfaatkan secara umum oleh seluruh warga desa. Relawan PALAWA Unpad, Sofyan, memastikan bahwa air yang dihasilkan dari penyaringan filter ini aman dan bisa langsung diminum tanpa perlu direbus. Kehadiran fasilitas ini sangat krusial mengingat kondisi sumber air warga yang rusak parah setelah bencana.

Desa Pahlawan, Aceh Tamiang, sebelumnya mengalami bencana alam hidrometeorologi pada akhir November 2025 yang menyebabkan sumur warga tertimbun lumpur, diikuti oleh musim kemarau panjang. Kondisi ini memicu krisis air bersih yang berkepanjangan, memaksa warga untuk bergantung pada pasokan bantuan dari berbagai pihak.

Inovasi Filter Air untuk Kebutuhan Mendesak

Program air bersih yang digagas PALAWA-IKA Unpad ini menghadirkan solusi inovatif melalui teknologi filter air yang efektif. Filter tersebut dirancang khusus untuk mengubah air keruh menjadi air bersih yang aman diminum, tanpa memerlukan proses perebusan. Relawan Sofyan menegaskan keamanan air hasil filtrasi, bahkan telah dibuktikan oleh keluarganya sendiri.

Peralatan toren dan filter air ini merupakan wujud nyata dari penggalangan donasi yang dilakukan oleh PALAWA dan IKA Unpad. Program ini secara spesifik ditujukan sebagai sarana air bersih di daerah bencana, memastikan aksesibilitas air minum bagi seluruh masyarakat. Bantuan ini diharapkan dapat mengurangi beban warga yang selama ini kesulitan mendapatkan air bersih layak konsumsi.

Sebelumnya, pascabencana alam hidrometeorologi pada akhir November 2025, sumber air utama warga seperti sumur banyak yang tertimbun lumpur. Situasi diperparah dengan musim kemarau panjang yang menyebabkan banyak sumur mengering. Kondisi ini menciptakan kebutuhan mendesak akan solusi air bersih yang cepat dan berkelanjutan.

Krisis Air Bersih dan Ketergantungan Bantuan

Masyarakat Desa Pahlawan, Aceh Tamiang, telah mengalami krisis air bersih selama lebih dari dua bulan akibat tidak turunnya hujan dan mengeringnya sumur-sumur. Kondisi ini membuat warga sangat bergantung pada pasokan air dari pihak luar. Sofyan mengungkapkan bahwa kebutuhan air bersih warga selama ini disuplai oleh PMI, BPBD, dan PT Pertamina Rantau, namun hanya setiap lima hingga enam hari sekali.

Meskipun pelayanan PDAM setempat sudah kembali normal, sebagian besar masyarakat di Desa Pahlawan tidak berlangganan. Banyak warga memilih untuk membuat sumur bor secara mandiri, meskipun upaya ini seringkali tidak mencukupi. Keterbatasan akses ini menyebabkan warga sering kekurangan air bersih setiap minggunya, hanya mengandalkan bantuan dari instansi pemerintahan dan pihak swasta.

Kondisi ini menunjukkan kerentanan masyarakat terhadap bencana alam dan perubahan iklim. Ketersediaan air bersih yang memadai menjadi isu krusial yang memerlukan perhatian serius dan solusi jangka panjang. Program PALAWA-IKA Unpad berupaya mengisi kekosongan ini dengan solusi yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Komitmen Keberlanjutan dan Penggalangan Donasi

Koordinator Relawan PALAWA dan IKA Unpad, Riza Fahriza, yang juga Kepala Biro ANTARA Jawa Barat, menyatakan komitmen timnya untuk melanjutkan program sarana air bersih. Tim relawan terus menjalin komunikasi intensif dengan relawan di daerah bencana, termasuk Aceh Tamiang, untuk memantau perkembangan dan kebutuhan pascabencana. Laporan terkini dari Aceh Tamiang mengindikasikan bahwa krisis air bersih masih menjadi masalah utama bagi korban bencana.

Sebagai langkah selanjutnya, program sarana air bersih akan dilengkapi dengan pembangunan sumur bor sebagai sumber air baku di Posko PALAWA Unpad Desa Pahlawan, Aceh Tamiang. Inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan warga pada pasokan air bersih dari pihak ketiga. Pembangunan sumur bor diharapkan dapat menyediakan akses air bersih yang lebih stabil dan mandiri bagi masyarakat.

Selain fokus pada air bersih, relawan PALAWA Unpad pusat juga terus menggalang donasi untuk membantu korban bencana atau pengungsi yang akan menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah. Rencana target penggalangan dana mencakup bantuan perlengkapan shalat seperti mukena, sarung, dan Al-Quran. Bantuan untuk Ramadhan juga akan didukung oleh Bidang Zakat Unpad, menunjukkan kepedulian menyeluruh terhadap kebutuhan masyarakat terdampak.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi