Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Program MBG Buka Lapangan Kerja Baru, Eks Korban PHK Massal Kini Bisa Kembali Menafkahi Keluarga

{{caption}}
Hasil Madura United vs Dewa United: Ricky Kambuaya Gacor, Laskar Sape Kerrab Tertahan di Zona Merah

{{caption}}
Dini Hari Mencekam di Tapos, 20 Remaja Pelaku Tawuran Diringkus

{{caption}}
IHSG Sepekan Anjlok 6,6%, Kapitalisasi Pasar Susut jadi Rp 12.736 Triliun

{{caption}}
Pastor di Sikka Dianiaya Usai Pimpin Misa Pemakaman

{{caption}}
Pesan Mengharukan Maia Estianty untuk Syifa Hadju: Peluk El yang Sering dan Lama Ya...

Topik Terkait
{{caption}}
Menteri Agama Ajak Umat Muslim Perkuat Empati Idulfitri untuk Kehidupan Lebih Baik

Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya menjadikan momen Idulfitri sebagai kesempatan untuk memperkuat empati sosial di kalangan umat Muslim, membangun karakter peduli pasca-Ramadan.

{{caption}}
Idul Fitri 2026: Momentum Asah dan Tingkatkan Toleransi Beragama Menurut Guru Besar UIN

Guru Besar UIN Datokarama Palu Prof. Zainal Abidin menegaskan Idul Fitri 1447 H/2026 adalah momen penting untuk mengasah dan meningkatkan toleransi beragama, sekaligus memantapkan persatuan dalam kebhinekaan.

{{caption}}
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idul Fitri Momen Perkuat Empati Sosial

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyerukan umat Islam untuk menjadikan perayaan Idul Fitri sebagai momentum penting dalam memperkuat empati dan kepedulian sosial, menegaskan bahwa Ramadhan adalah proses mengasah kepekaan.

{{caption}}
Menag Nasaruddin Ajak Ramadan Jadi Momentum Perkuat Kesalehan Sosial

Menag Nasaruddin Umar mengajak umat Islam menjadikan Ramadan 1447 H sebagai momentum memperkuat kesalehan sosial, solidaritas, dan harmoni kebangsaan.

{{caption}}
Masyarakat Diingatkan Perkuat Nilai Toleransi, Jangan Ributkan Perbedaan

Perkuat juga solidaritas, empati, dan tolong-menolong antar-sesama tanpa memandang perbedaan agama atau kepercayaan.

{{caption}}
'Seluruh Ajaran Agama Mengandung Nilai Kerukunan, Jangan Persoalkan Perbedaan'

Jika masyarakat telah matang dalam memandang perbedaan, maka dengan kemajemukannya dapat merespons kebutuhan sesama manusia tanpa memandang perbedaan.

{{caption}}
Masyarakat Diminta Perkuat Toleransi & Hindari Prasangka Buruk Terhadap Perbedaan

Memperkuat toleransi dan kerukunan antarumat beragama. Masyarakat tidak boleh semena-mena melanggar hak dari mereka yang dianggap berbeda.

{{caption}}
Golkar Tegaskan Pluralisme Lewat Perayaan Paskah Nasional 2026, Buka Ruang untuk Semua

Partai Golkar kembali menegaskan komitmennya terhadap nilai pluralisme dan keberagaman melalui perayaan Paskah Nasional 2026, dengan Ketua Umum Bahlil Lahadalia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu.

{{caption}}
Salatiga Kembali Dinobatkan sebagai Kota Paling Toleran dalam Indeks Kota Toleran 2025

SETARA Institute merilis Indeks Kota Toleran 2025, menempatkan Salatiga sebagai kota paling toleran di Indonesia. Laporan ini mengungkap dinamika penting dan kota-kota berprestasi dalam menjaga kerukunan.

{{caption}}
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung: Saling Menghargai Fondasi Utama Jaga Persatuan di Tengah Keberagaman

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menekankan pentingnya sikap saling menghargai sebagai fondasi utama persatuan. Keberagaman Jakarta harus dijaga demi kebersamaan yang kokoh dan berkelanjutan.

{{caption}}
Gubernur Jakarta Serukan Perdamaian, Tekankan Pentingnya Saling Menghormati dan Menerima Perbedaan

Gubernur Jakarta Pramono Anung menyerukan perdamaian, menekankan bahwa perdamaian dimulai dari individu melalui saling menghormati dan menerima perbedaan, serta komitmen hidup dalam keberagaman.

{{caption}}
Pramono Anung: Kedamaian Dunia Berawal dari Individu, Bukan Sekadar Forum Internasional

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti pentingnya Kedamaian Dunia yang berakar dari sikap individu, bukan hanya forum besar. Simak pesannya yang disampaikan di Monas.

{{caption}}
Rano Karno: Semangat Pembaruan Jakarta Fondasi Utama Kota Inklusif dan Harmonis

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menekankan pentingnya semangat pembaruan sebagai fondasi utama menjaga Jakarta tetap inklusif, harmonis, dan menjadi kota global yang merangkul semua.