Perangkat Desa Tewas Dibacok! Sempat Kabur Tapi Pelaku Dibakar Api Cemburu Terlanjur Gelap Mata
Pelaku terlanjur gelap mata karena dibakar api cembur. Ia menduga kuat korban ada main dengan istrinya. Peristiwa itu terjadi di Desa Jarorejo, Kecamatan Kerek
Seorang perangkat desa berinisial R (55) tewas mengenaskan setelah dibacok oleh warganya sendiri di Desa Jarorejo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Insiden berdarah yang terjadi pada Rabu (5/11) ini dipicu oleh kecemburuan pelaku berinisial W (50), yang menduga istrinya memiliki hubungan mesra dengan korban.
Menurut Kanit Pidana Umum Satreskrim Polres Tuban, Ipda Moch. Rudi, peristiwa bermula saat pelaku melihat korban berada di bak penampungan air desa. Tanpa banyak bicara, pelaku langsung menyerang korban dengan senjata tajam.
"Korban sempat berusaha melarikan diri ke rumah warga, namun pelaku yang sudah gelap mata tetap mengejar dan kembali membacok tubuh korban," ujar Rudi, Kamis (6/11).
Korban mengalami luka parah di bagian kepala dan leher, dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Setelah melakukan aksinya, pelaku menyerahkan diri ke kantor polisi terdekat.
Motif dan Jeratan Pasal
Motif pembacokan diduga kuat karena pelaku merasa cemburu setelah menemukan percakapan bernada mesra antara istrinya dan korban, yang terjadi pada tahun 2024 lalu. Rudi menyebut pelaku sudah lama menyimpan amarah sebelum akhirnya melampiaskan dengan cara brutal.
"Tersangka pernah melihat chat mesra antara korban dan istrinya," ujarnya.
"Pelaku dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara, subsider Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan biasa dengan ancaman 15 tahun penjara," tambahnya.
Polisi Dalami Hubungan Korban dan Pelaku
Peristiwa ini membuat suasana Desa Jarorejo mencekam. Warga setempat masih shock atas insiden yang melibatkan dua orang yang dikenal dekat secara sosial.
Polisi kini tengah mendalami latar belakang hubungan korban dan pelaku serta memeriksa sejumlah saksi.