Pengalihan Arus Sekitar Kawasan Kota Tua hingga Februari 2026, Ada Acara Jakarta Kota Sinema
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas (lalin) di lokasi demi kelancaran kegiatan tanpa mengganggu pengendara.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar kegiatan bertajuk 'Jakarta Kota Sinema' di kawasan Kota Tua, Tamansari, Jakarta Barat. Acara diadakan mulai akhir Januari hingga pertengahan Februari 2026.
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas (lalin) di lokasi demi kelancaran kegiatan tanpa mengganggu pengendara.
Kepala Suku Dinas (Sudin) Perhubungan Jakarta Barat, Susilo Dewanto mengatakan, rekayasa lalin diberlakukan karena adanya sejumlah kegiatan dalam rangka mendukung Jakarta Kota Sinema sekaligus menyambut perayaan Imlek di kawasan Kota Tua.
"Rekayasa lalin ini akan diberlakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan di kawasan Kota Tua," kata Susilo, Senin (19/1).
Dia menjelaskan, personel Sudin Perhubungan Jakarta Barat akan bertugas di tiga titik ruas jalan. Selain itu, petugas juga ditempatkan di dua venue kegiatan, yakni Gedung Jasindo dan Gedung Cipta Niaga.
"Kami kerahkan 110 petugas yang terbagi dalam tiga sif, termasuk penempatan petugas pada dua venue, yaitu Gedung Jasindo dan Gedung Cipta Niaga," jelas dia.
Jalan Teh Ditutup
Menurutnya, rekayasa lalin akan diberlakukan di sejumlah ruas jalan, meliputi Jalan Teh, Jalan Cengkeh, dan Jalan Kunir II Dalam. Penutupan Jalan Teh akan dilakukan pada 30-31 Januari 2026.
Selanjutnya, penutupan Jalan Cengkeh juga akan diberlakukan pada 3-7 Februari 2026. Sementara di Jalan Kunir II Dalam akan ditutup pada 26 Februari 2026.
Pengendara Diimbau Ikuti Arahan Petugas di Lapangan
"Untuk Jalan Cengkeh, termasuk penutupan lokasi sementara (loksem) pedagang pada 31 Januari hingga 1 Februari 2026," ucap dia.
Ia mengimbau kepada masyarakat yang melintas di kawasan tersebut agar mengikuti arahan petugas di lapangan sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan.
"Imbauan ini kami sampaikan sejak jauh hari agar para pengendara mengetahui titik-titik yang diberlakukan rekayasa Lalin agar dapat menghindari lokasi ini dan mencari jalur alternatif," tandasnya.