Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah mempersiapkan skema rekayasa lalu lintas guna memastikan kelancaran Kirab Imlek Nusantara. Acara ini merupakan bagian dari Puncak Perayaan Imlek Nasional yang akan berlangsung di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, pada Minggu.
Kepala Bagian Pembinaan Operasional (Kabag Binopsnal) Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Robby Hefados, menjelaskan bahwa penutupan jalan akan bersifat situasional. Pengaturan arus lalu lintas ini akan diberlakukan hanya saat rangkaian kirab melintas, dengan tujuan utama tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.
Pihak kepolisian berkomitmen untuk membantu melancarkan atau mengalihkan sementara arus lalu lintas apabila terjadi potensi gangguan. Setelah rangkaian kirab selesai melintas, jalur akan dinormalkan kembali untuk memastikan mobilitas warga tetap terjaga.
Advertisement
Advertisement
Skema Rekayasa Lalu Lintas dan Pengalihan Arus
Pengalihan arus lalu lintas akan diterapkan di beberapa titik strategis di sekitar lokasi acara. Berdasarkan informasi yang dihimpun melalui unggahan media sosial Instagram @imlekfestival, kendaraan dari arah Harmoni dan Pecenongan akan diputar balik setelah Stasiun Juanda.
Sementara itu, arus lalu lintas dari arah Gunung Sahari dan Senen akan ditutup total selama Kirab Imlek Nusantara berlangsung. Pengaturan ini dirancang untuk meminimalkan dampak terhadap pengguna jalan dan menjaga ketertiban selama acara.
Acara Kirab Imlek Nusantara dijadwalkan berlangsung pada pukul 15.00-17.00 WIB. Rute parade akan dimulai dari Jalan Katedral (Terowongan Silaturahmi), melintasi Jalan Pos Indonesia, Jalan Gedung Kesenian, Jalan Lapangan Banteng Utara, dan berakhir di pintu masuk Lapangan Banteng.
Advertisement
Advertisement
Pengamanan Ketat dan Atraksi Menarik Kirab
Untuk mengamankan jalannya acara, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengerahkan personel dalam jumlah besar. Kompol Robby Hefados menyatakan bahwa sebanyak 150 personel lalu lintas akan bertugas, didukung oleh sekitar 600 personel dari jajaran kewilayahan.
Total kurang lebih 750 personel gabungan akan memastikan pengamanan lalu lintas dan kelancaran acara secara keseluruhan. Selain itu, sejumlah lokasi kantong parkir juga telah disiapkan di sekitar area acara untuk mengakomodasi kendaraan pengunjung.
Kirab Imlek Nusantara ini rencananya akan dihadiri oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, menambah kemeriahan acara. Parade ini akan menampilkan beragam atraksi menarik, termasuk Polisi Berkuda dan Polwan, mobil hias dan Art Troupe, Naga Liong dan Barongsai, Drum Band dan Koko Cici Jakarta, Bedug Yuda Asri, Wushu dan Silat, Jaran Kepang, serta Ondel-ondel.
Advertisement
Advertisement
Imlek Festival 2577: Harmoni Nusantara dan Refleksi Antar Umat
Kirab Imlek Nusantara merupakan bagian integral dari Imlek Festival 2577–Harmoni Imlek Nusantara yang perdana digelar di Lapangan Banteng, Jakarta. Festival ini berlangsung dari tanggal 17 Februari hingga 3 Maret 2026, dengan mengusung tagline “Harmoni Nusantara”.
Perayaan Imlek yang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan diharapkan dapat menjadi ruang refleksi dan mempererat tali silaturahmi antar umat beragama serta masyarakat luas. Festival ini menyajikan berbagai rangkaian acara menarik.
Beberapa di antaranya adalah Festival Lentera, Pasar Kuliner, pameran Seni & Kreatif, Museum Terbuka yang menampilkan Akulturasi Budaya Tionghoa, serta cek kesehatan gratis (CKG). Selain itu, ada pula berbagai ornamen film mulai dari “Jumbo” hingga “Pelangi di Mars” yang turut memeriahkan suasana.
Advertisement
Pada puncak perayaan, akan ditampilkan atraksi barongsai dan liong massal yang memukau, pertunjukan musik dan tari tradisional, serta penampilan seniman nasional. Seluruh rangkaian acara ini diharapkan dapat menjadi simbol harmoni dan persatuan bangsa Indonesia.
Sumber: AntaraNews