Ribuan Warga Padati Pesta Budaya KKMM, Lestarikan Tradisi Muna di Kendari

Pesta Budaya KKMM di Kendari sukses menarik ribuan warga untuk menikmati kekayaan kuliner dan tradisi Muna, mempererat silaturahmi serta melestarikan warisan budaya leluhur.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Ribuan Warga Padati Pesta Budaya KKMM, Lestarikan Tradisi Muna di Kendari
Pesta Budaya KKMM di Kendari sukses menarik ribuan warga untuk menikmati kekayaan kuliner dan tradisi Muna, mempererat silaturahmi serta melestarikan warisan budaya leluhur. (AntaraNews)

Ribuan warga membanjiri Pesta Budaya Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) yang diselenggarakan di Kendari pada Minggu, 19 Juli. Acara ini menjadi ajang silaturahmi akbar sekaligus perayaan kekayaan budaya Suku Muna yang memukau. Berbagai sajian kuliner tradisional khas Muna disuguhkan, menarik perhatian masyarakat dari berbagai kalangan yang antusias.

Ketua KKMM Sultra, Laode Darwin, menyatakan bahwa antusiasme warga sangat tinggi, dengan ribuan orang menikmati hidangan yang disajikan dalam 1.228 dulang atau talang. Diperkirakan, lebih dari 12.000 orang turut serta dalam kemeriahan acara kebudayaan ini. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan dan melestarikan warisan budaya Muna yang kaya.

Selain hidangan lezat, Pesta Budaya KKMM juga menampilkan beragam atraksi seni dan tradisi unik Suku Muna. Pertunjukan beladiri Ewa Wuna, tradisi Perkelahian Kuda (Pogiraha Adhara), Modero, hingga tarian tradisional Tari Linda turut memeriahkan suasana. Ini menjadi upaya nyata menjaga budaya di tengah derasnya arus perkembangan teknologi modern.

Merayakan Kekayaan Kuliner dan Partisipasi Warga

Pesta Budaya KKMM di Kendari berhasil menyatukan ribuan masyarakat Muna dan sekitarnya melalui sajian kuliner tradisional yang otentik. Sebanyak 1.228 dulang berisi hidangan khas Muna disiapkan panitia untuk dinikmati bersama. Estimasi partisipasi mencapai 15.000 orang, menunjukkan betapa kuatnya ikatan kekeluargaan dalam acara ini.

Laode Darwin, Ketua KKMM Sultra, mengungkapkan kebanggaannya atas partisipasi masif ini. "Jadi, kalau 1.228 dulang belum lagi masyarakat lain datang di agenda itu, ya sekitar 15.000 orang ikut memeriahkan silaturahmi KKMM di Kendari," jelasnya. Ini menegaskan suksesnya acara dalam mengumpulkan masyarakat.

Dampak ekonomi dari Pesta Budaya KKMM juga terasa signifikan bagi masyarakat lokal. Proses pengolahan kuliner tradisional menyerap berbagai komoditi pangan dari petani setempat. Telur ayam kampung, beras merah, hingga buah-buahan menjadi bagian integral dari sajian yang dihidangkan, mendukung perekonomian daerah.

Melestarikan Tradisi dan Mempromosikan Pariwisata Muna

Pesta Budaya KKMM bukan hanya tentang kuliner, tetapi juga panggung bagi pelestarian tradisi Suku Muna yang berharga. Berbagai atraksi budaya ditampilkan, mulai dari beladiri Ewa Wuna yang menunjukkan ketangkasan. Ada pula tradisi Perkelahian Kuda yang dikenal dengan nama Pogiraha Adhara, sebuah warisan leluhur yang jarang disaksikan.

Selain itu, seni tari Modero dan Tari Linda turut memukau para pengunjung dengan gerakan yang anggun dan penuh makna. "Berbagai tradisi Suku Muna ini kita tampilkan agar budaya kita tetap terjaga di tengah perkembangan teknologi sekarang ini," ucap Laode Darwin. Upaya ini penting untuk memastikan generasi muda mengenal dan mencintai budayanya.

Darwin juga menjelaskan bahwa salah satu tujuan utama acara ini adalah mempromosikan pariwisata di Muna dan Muna Barat. Dengan menampilkan kekayaan budaya yang dimiliki, diharapkan dapat menarik minat wisatawan. Budaya Muna yang diyakini sebagai salah satu kebudayaan tertua di dunia, dengan penemuan lukisan cadas di Gua Metanduno berusia 67.800 tahun, memiliki potensi besar.

Memperkuat Persatuan dan Kontribusi Pembangunan Daerah

Silaturahmi Akbar KKMM ini diselenggarakan dengan tujuan utama mempersatukan kembali masyarakat Muna yang tersebar di Sulawesi Tenggara. Filosofi masyarakat Muna yang dahulu mengedepankan saling menghargai dan melindungi, dihidupkan kembali. Ini menjadi fondasi penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, sangat mengapresiasi inisiatif Pesta Budaya KKMM ini. Beliau menilai acara kebersamaan seperti ini berperan vital dalam memperkuat persatuan masyarakat Muna. Ikatan kekeluargaan yang terjalin harus terus dipelihara sebagai kekuatan sosial yang mampu menyatukan seluruh elemen masyarakat.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara bangga dengan silaturahmi para tokoh dan masyarakat Muna melalui Hari Budaya ini. Gubernur berharap semangat persaudaraan yang terbangun dapat menjadi modal untuk kolaborasi. Ini penting untuk pembangunan daerah yang membutuhkan jiwa kuat dan semangat gotong royong dari seluruh lapisan masyarakat.

Andi Sumangerukka menambahkan bahwa peran aktif masyarakat Muna telah mengisi berbagai bidang pembangunan di Sulawesi Tenggara. Ini meliputi politik, pemerintahan, pendidikan, kesehatan, hukum, dunia usaha, dan akademisi. Kontribusi tersebut telah memberikan dampak signifikan bagi kemajuan Provinsi Sulawesi Tenggara secara keseluruhan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi