Pemkab Sorong Selatan Usulkan Revitalisasi Kawasan Transmigrasi untuk Kesejahteraan Warga
Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan (Pemkab Sorsel) mengusulkan program revitalisasi kawasan transmigrasi kepada Kementerian Transmigrasi guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan (Pemkab Sorsel) di Provinsi Papua Barat Daya telah mengajukan sejumlah program pembangunan serta revitalisasi kawasan transmigrasi. Usulan ini disampaikan kepada Kementerian Transmigrasi sebagai upaya serius untuk memastikan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut. Bupati Sorong Selatan, Petronela Krenak, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian penting dari komitmen pemerintah daerah.
Pengajuan program tersebut telah disampaikan langsung kepada Menteri Transmigrasi di Jakarta pada tanggal 25 Mei 2026. Pertemuan penting ini difasilitasi oleh Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Faujia Helga Br. Tampubolon. Langkah ini menandai dimulainya pembahasan mendalam mengenai kebutuhan pembangunan di kawasan transmigrasi.
Bupati Petronela Krenak menyatakan rasa syukurnya atas sambutan baik dari Menteri Transmigrasi terhadap usulan yang diajukan. Kawasan transmigrasi di Kabupaten Sorong Selatan, yang telah berkembang sejak tahun 1996, sangat membutuhkan dukungan infrastruktur dan fasilitas dasar. Tujuannya adalah menunjang aktivitas sehari-hari dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Prioritas Pembangunan Infrastruktur dan Fasilitas Dasar
Kawasan transmigrasi di Distrik Moswaren dan Kampung Wayer, Distrik Wayer, masih menghadapi tantangan signifikan terkait ketersediaan infrastruktur dan fasilitas pelayanan dasar. Kondisi ini menjadi fokus utama Pemkab Sorong Selatan dalam mengusulkan program revitalisasi. Pembangunan ini diharapkan dapat mendukung berbagai aktivitas masyarakat, terutama di sektor pertanian.
Sejumlah program prioritas yang diusulkan mencakup revitalisasi rumah ibadah, baik gereja maupun masjid, serta pembangunan dan rehabilitasi sekolah. Selain itu, usulan juga meliputi pembangunan balai pertemuan, jalan lingkungan, dan jaringan irigasi untuk menopang sektor pertanian lokal. Infrastruktur dasar ini sangat vital untuk menunjang kehidupan sosial dan ekonomi warga transmigrasi.
Tidak hanya itu, Pemkab Sorong Selatan juga mengusulkan penyediaan sarana dasar lainnya seperti air bersih, fasilitas kesehatan, dan jaringan listrik. Di beberapa kawasan transmigrasi, seperti Kampung Wayer, layanan listrik masih belum tersedia secara optimal. Bupati Petronela berharap pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap kebutuhan mendesak ini.
Koordinasi Lintas Kementerian untuk Dukungan Anggaran
Saat ini, usulan revitalisasi kawasan transmigrasi masih dalam tahap pengajuan dan kelengkapan data pendukung yang disyaratkan oleh Kementerian Transmigrasi. Apabila seluruh persyaratan dapat dipenuhi sesuai ketentuan, Kabupaten Sorong Selatan memiliki peluang besar untuk memperoleh dukungan anggaran pembangunan dari pemerintah pusat. Proses ini memerlukan ketelitian dan koordinasi yang baik dari pihak Pemkab.
Bupati Petronela menjelaskan bahwa implementasi program yang diusulkan nantinya akan melibatkan koordinasi lintas kementerian. Kementerian Transmigrasi akan berkoordinasi dengan kementerian teknis terkait untuk memastikan kelancaran proyek. Kolaborasi ini penting untuk mengintegrasikan berbagai aspek pembangunan yang dibutuhkan.
Sebagai contoh, Kementerian Transmigrasi akan berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) untuk pembangunan jalan dan irigasi. Selain itu, koordinasi juga akan dilakukan dengan Kementerian Pertanian (Kementan) guna mendukung pengembangan sektor pertanian di kawasan transmigrasi. Sinergi antarlembaga ini diharapkan dapat mempercepat realisasi program.
Harapan Kunjungan Menteri dan Apresiasi Dukungan
Menteri Transmigrasi telah menyampaikan rencana kunjungan kerja ke Provinsi Papua Barat Daya dalam waktu dekat. Salah satu agenda kunjungan tersebut direncanakan berlangsung di Kabupaten Raja Ampat sebelum melanjutkan perjalanan ke Kota Sorong. Kunjungan ini menjadi momen penting bagi pemerintah pusat untuk melihat langsung kondisi di lapangan.
Bupati Petronela Krenak berharap kunjungan tersebut dapat menjadi kesempatan bagi pemerintah pusat untuk meninjau langsung kondisi wilayah. Selain itu, kunjungan ini diharapkan dapat memahami kebutuhan riil masyarakat transmigrasi di Papua Barat Daya, khususnya di Sorong Selatan. Peninjauan langsung akan memberikan gambaran komprehensif bagi pengambilan kebijakan.
Petronela juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Anggota Komisi V DPR RI, Faujia Helga Br. Tampubolon, yang telah memfasilitasi pertemuan dengan Menteri Transmigrasi. Dukungan ini menunjukkan komitmen wakil rakyat dari daerah pemilihan Papua Barat Daya dalam memperjuangkan percepatan pembangunan. Pertemuan ini dianggap sebagai langkah krusial untuk memperjuangkan kebutuhan pembangunan masyarakat di Sorong Selatan.
Sumber: AntaraNews