Hibah Alkes PBD Rp12,1 Miliar untuk RSUD Scolo Keyen, Optimalkan Layanan Kesehatan
Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya (PBD) menyalurkan **hibah alkes PBD** senilai Rp12,1 miliar kepada RSUD Scolo Keyen, Sorong Selatan. Langkah ini bertujuan memperkuat layanan kesehatan dasar bagi masyarakat dan meningkatkan kualitas fasilitas medis di
Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya (PBD) menunjukkan komitmen kuatnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Hal ini diwujudkan melalui hibah alat kesehatan (alkes) senilai Rp12,1 miliar kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Scolo Keyen, Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel) pada Sabtu, 31 Januari 2026.
Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat serta mengoptimalkan layanan kesehatan dasar yang berkualitas. Dengan demikian, diharapkan masyarakat di wilayah tersebut dapat mengakses fasilitas medis yang lebih baik dan merata.
Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, menegaskan bahwa hibah ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah provinsi. Tujuannya adalah menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Peningkatan Fasilitas Medis dengan Hibah Alkes PBD
Hibah alkes PBD senilai Rp12,1 miliar ini mencakup beragam peralatan medis modern yang sangat dibutuhkan. Beberapa di antaranya adalah Modular Operating Theatre (MOT) Minor Insulated Panel non timbal, serta 50 unit tempat tidur rumah sakit (bed manual hospital).
Selain itu, RSUD Scolo Keyen juga menerima alat ultrasonografi (USG) dan ECG Holter untuk mendukung diagnosis yang lebih akurat. Sebuah unit kapal Puskesmas Keliling dengan nilai mencapai Rp6,5 miliar turut dihibahkan untuk menjangkau daerah terpencil.
Gubernur Elisa Kambu mengakui bahwa bantuan ini belum sepenuhnya memenuhi seluruh kebutuhan fasilitas kesehatan di Sorong Selatan. Namun, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya akan terus berupaya memberikan dukungan sesuai kemampuan keuangan daerah.
“Bantuan ini memang belum maksimal, tetapi pemerintah provinsi akan terus berupaya melengkapi fasilitas kesehatan agar pelayanan semakin optimal,” ujar Elisa Kambu.
Penguatan Sumber Daya Manusia Kesehatan
Selain penguatan sarana dan prasarana, Elisa Kambu juga menyoroti pentingnya ketersediaan sumber daya manusia (SDM) kesehatan yang berkualitas. Saat ini, RSUD Scolo Keyen telah memiliki 12 dokter spesialis.
Para dokter spesialis tersebut meliputi spesialis kandungan, penyakit dalam, bedah, anestesi, dan patologi laboratorium. Keberadaan mereka sangat vital dalam memberikan pelayanan medis yang komprehensif kepada masyarakat.
Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, Pemprov Papua Barat Daya pada tahun 2026 juga menanggung pembiayaan pendidikan bagi 15 calon dokter spesialis. Hal ini merupakan upaya signifikan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di masa depan.
“Penguatan fasilitas harus sejalan dengan peningkatan kualitas tenaga medis agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat benar-benar maksimal,” kata Gubernur.
Komitmen Gubernur untuk Investasi Kesehatan
Gubernur Elisa Kambu menyampaikan apresiasi tinggi kepada manajemen RSUD Scolo Keyen atas dedikasi dan komitmen mereka. Pihak rumah sakit dinilai telah berupaya memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Sorong Selatan.
“Saya bangga dengan manajemen rumah sakit yang terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” katanya.
Elisa Kambu juga mengingatkan para kepala daerah di Papua Barat Daya agar menjadikan sektor kesehatan sebagai investasi utama. Kesehatan dianggap sebagai fondasi dasar bagi keberlangsungan hidup dan produktivitas masyarakat.
“Kita ingin Papua Barat Daya lebih baik dan maju. Karena itu, pelayanan kesehatan harus berkualitas dan terjangkau. Inilah alasan kami memberikan perhatian melalui hibah alat kesehatan ini,” ujar Elisa Kambu.
Sumber: AntaraNews