Pemkab Kukar Pacu Peningkatan Layanan RSUD Dayaku Raja untuk Warga Pinggiran
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) serius menggenjot Peningkatan Layanan RSUD Dayaku Raja di Kota Bangun, Kalimantan Timur, dengan menambah fasilitas dan peralatan medis demi pelayanan optimal bagi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi warganya. Hal ini diwujudkan melalui penambahan fasilitas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dayaku Raja. Rumah sakit ini berlokasi di Kecamatan Kota Bangun, kawasan hulu sungai daerah setempat.
Penambahan fasilitas tersebut meliputi pengoperasian bangunan baru yang representatif serta kelengkapan peralatan medis modern. Langkah ini bertujuan untuk memastikan warga di wilayah pinggiran mendapatkan akses kesehatan yang memadai. Dengan demikian, kebutuhan medis dasar dapat terpenuhi tanpa harus dirujuk jauh.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menyatakan bahwa peningkatan ini diharapkan mampu menangani empat pelayanan kesehatan dasar. Pelayanan tersebut mencakup penyakit dalam, kesehatan anak, bedah, serta obstetri dan ginekologi. Tujuannya agar pasien tidak perlu lagi dirujuk ke rumah sakit di Tenggarong atau Samarinda.
Komitmen Pemkab Kukar Tingkatkan Fasilitas Medis
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara terus memperkuat infrastruktur kesehatan di wilayahnya. Salah satu fokus utamanya adalah RSUD Dayaku Raja di Kota Bangun. Penambahan fasilitas ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Kukar.
Bupati Aulia Rahman Basri menegaskan bahwa Pemkab Kukar berkomitmen penuh. Mereka akan melengkapi semua peralatan yang dibutuhkan di Rumah Sakit Dayaku Raja. Ini termasuk pemenuhan sumber daya manusia, khususnya dokter spesialis.
Bangunan baru RSUD Dayaku Raja yang diresmikan pada Rabu (11/3) lalu kini telah beroperasi. Bupati menyebut bangunan baru ini sudah sangat representatif. Harapannya, fasilitas megah ini diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Target Peningkatan Pendapatan dan Kualitas Pelayanan
RSUD Dayaku Raja menunjukkan kinerja finansial yang positif sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Pada tahun 2024, rumah sakit ini berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp14 miliar. Angka ini menunjukkan potensi besar dalam pengelolaan layanan kesehatan.
Pendapatan BLUD RSUD Dayaku Raja terus mengalami peningkatan signifikan. Diperkirakan pada tahun 2025, pendapatan akan mencapai Rp21 miliar. Bupati Kukar berharap pendapatan ini dapat terus naik hingga Rp35 miliar di masa mendatang.
Peningkatan pendapatan ini diharapkan sejalan dengan peningkatan kualitas layanan dan fasilitas. Bupati Aulia Rahman Basri menekankan bahwa kemegahan gedung baru tidak akan berarti. Hal itu jika tidak diimbangi dengan pelayanan yang lebih baik kepada seluruh masyarakat.
Fokus Layanan Kesehatan Dasar untuk Warga
Peningkatan fasilitas di RSUD Dayaku Raja secara khusus difokuskan pada empat pelayanan kesehatan dasar. Pelayanan ini sangat krusial bagi masyarakat. Tujuannya adalah agar warga tidak perlu lagi mencari perawatan di luar daerah.
Empat pelayanan dasar yang menjadi prioritas meliputi penyakit dalam, kesehatan anak, bedah, serta obstetri dan ginekologi (kebidanan). Dengan lengkapnya fasilitas dan SDM di bidang ini, diharapkan penanganan kasus dapat dilakukan secara komprehensif di RSUD Dayaku Raja.
Bupati Kukar meyakini bahwa petugas dan tenaga kesehatan di RSUD Dayaku Raja memiliki kultur pelayanan terbaik. Mereka sadar bahwa pelayanan merupakan hal paling utama. Ini akan mendukung tercapainya tujuan peningkatan layanan kesehatan.
Sumber: AntaraNews