Pemkab Kerinci Aktifkan Satgas Kebersihan Idul Fitri, Wujudkan Lingkungan Bersih
Pemerintah Kabupaten Kerinci mengaktifkan Satgas Kebersihan Idul Fitri 1447 H untuk menangani sampah selama perayaan Lebaran, melibatkan berbagai elemen masyarakat demi Kerinci yang lebih bersih.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerinci, Provinsi Jambi, telah mengaktifkan satuan tugas (satgas) kebersihan khusus untuk penanganan sampah selama perayaan Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah. Satgas ini mulai beroperasi sejak Jumat, 13 Maret, menunjukkan komitmen Pemkab dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kerinci, Neneng Susanti, menyatakan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk memastikan pengelolaan sampah yang efektif. Aktivasi satgas ini merupakan langkah proaktif menghadapi potensi peningkatan volume sampah selama periode Lebaran.
Berbagai elemen masyarakat turut dilibatkan dalam kegiatan satgas ini, mulai dari pemerintah desa, tokoh adat, kelompok pemuda, hingga unsur TNI dan Polri. Keterlibatan multi-pihak ini diharapkan dapat menciptakan sinergi dalam upaya menjaga kebersihan di seluruh wilayah Kerinci.
Gotong Royong Massal dan Penanganan Awal Sampah Lebaran
Sejak dibentuk pada 13 Maret, tim satgas kebersihan telah melaksanakan gotong royong massal di beberapa wilayah strategis Kabupaten Kerinci. Kegiatan awal ini dimulai dari Kayu Aro Barat dan Ujung Ladang, menunjukkan fokus pada area-area padat aktivitas.
Gotong royong akan terus berlanjut ke Danau Kerinci Barat hingga kawasan Bukit Kerman, mencakup berbagai lokasi penting. Upaya ini merupakan bagian dari strategi awal untuk membersihkan area publik menjelang dan selama Idul Fitri.
Keterlibatan aktif dari pemerintah desa, tokoh adat, kelompok pemuda, serta unsur TNI dan Polri memperkuat pelaksanaan kegiatan ini. Kolaborasi ini penting untuk memastikan cakupan yang luas dan efektivitas dalam penanganan sampah di lapangan.
Program Jangka Panjang dan Pemetaan TPS Liar
Selain penanganan langsung di lapangan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kerinci juga menyiapkan program jangka panjang untuk pengelolaan sampah yang lebih baik. Upaya ini mencakup penataan lingkungan dan pemetaan lokasi sampah.
DLH Kerinci aktif menggelar survei dan identifikasi tempat pembuangan sampah (TPS) liar di berbagai wilayah. Kegiatan ini dilakukan secara berkelanjutan sebagai komitmen mewujudkan Kerinci yang lebih bersih dan tertata.
Menurut Neneng Susanti, kegiatan ini merupakan tahap awal dari pelaksanaan program nasional “ASRI” yang bertujuan memetakan lokasi penumpukan sampah liar agar dapat segera ditangani secara sistematis dan berkelanjutan.
Dukungan Pusat dan Peran Masyarakat untuk Lingkungan Berkelanjutan
Pemerintah daerah Kabupaten Kerinci telah memperoleh dukungan signifikan dari pemerintah pusat terkait rencana pembangunan fasilitas pengelolaan sampah. Dukungan ini meliputi pembangunan tempat pembuangan akhir (TPA) serta penguatan instalasi pengolahan sampah terpadu (IPST).
Penguatan infrastruktur ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pengelolaan sampah secara keseluruhan di Kabupaten Kerinci. Ini menunjukkan adanya perhatian serius dari tingkat pusat terhadap masalah lingkungan di daerah.
Neneng Susanti menekankan bahwa persoalan pengelolaan sampah tidak dapat ditangani hanya oleh pemerintah semata. Keterlibatan aktif masyarakat serta dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan agar upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan dapat berjalan berkelanjutan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin mengetahui kondisi riil di lapangan, tidak sekadar mendokumentasikan, tetapi juga mencari solusi konkret agar persoalan sampah dapat ditangani secara berkelanjutan,” ujar Neneng. Pernyataan ini menegaskan pentingnya kolaborasi dan solusi nyata.
Sumber: AntaraNews