Pemkab Indramayu Perbaiki Patung Soekarno yang Miring
Pemerintah Kabupaten Indramayu sedang melakukan perbaikan terhadap patung Soekarno, Presiden pertama Republik Indonesia, yang mengalami kerusakan.
Pemerintah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, sedang melakukan perbaikan terhadap patung Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, yang mengalami kerusakan akibat tertimpa tenda acara di Alun-Alun Indramayu pada awal November 2025.
Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menjelaskan bahwa patung tersebut telah dicopot sementara dari lokasi alun-alun untuk menjalani proses perbaikan.
"Rusaknya patung tersebut terjadi saat Alun-alun Indramayu digunakan untuk kegiatan pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu," kata Lucky Hakim dalam keterangannya di Indramayu, sebagaimana dilansir oleh Antara pada Jumat (21/11).
Menurutnya, cuaca buruk dan angin kencang yang melanda daerah tersebut diduga menjadi penyebab tenda roboh, sehingga patung sempat ditutup dengan kain sebagai langkah sementara sebelum perbaikan dilakukan.
"Saya menerima laporan bahwa ada patung (Soekarno) yang rusak karena tertimpa tenda. Angin sangat kencang. Untuk penanganan cepat, kami tutup sementara, karena tidak elok," ucap Lucky Hakim.
Ia juga menjelaskan bahwa bagian leher patung Soekarno mengalami kerusakan yang cukup parah, sehingga menjadikan tampilannya tampak miring.
Oleh karena itu, pihaknya memutuskan untuk menurunkan patung tersebut agar perbaikan dapat dilakukan secara optimal. Patung Mohammad Hatta yang berada di sampingnya juga ikut diturunkan.
"Patung ini telah berdiri sejak tahun 2023, dan merupakan bagian dari renovasi alun-alun. Proses pembuatannya memakan waktu dua tahun. Karena kerusakan yang terjadi, kami memutuskan untuk menurunkan kedua patung tersebut," jelas Lucky.
Di sisi lain, Krisdiantoro, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman Diskimrum Indramayu, menyatakan bahwa tim teknis telah melakukan peninjauan terhadap kondisi patung tersebut sebelumnya.
Perbaikan Dilakukan Menyeluruh
Krisdiantoro menegaskan bahwa perbaikan akan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan kedua patung kembali dalam kondisi kokoh dan aman.
"Kita pastikan perbaikannya maksimal. Oleh karena itu, kami juga mencari tahu lebih dulu seniman yang membuatnya (patung tersebut)," ujarnya.
Sebelumnya, patung presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, yang terletak di alun-alun Indramayu, Jawa Barat, terlihat miring.
Pada hari Senin, 17 November 2025, tampak ada kerusakan pada bagian leher hingga kepala patung tersebut. Dikutip dari Antara, kondisi patung Soekarno berbeda dengan patung Bung Hatta yang berada di sisi lain, yang tetap utuh tanpa kerusakan.
Pelaksana tugas (Plt) Kabid Perumahan dan Permukiman Diskimrum, Krisdiantoro, menjelaskan bahwa kerusakan ini berawal dari pemasangan tenda untuk pelantikan PPPK Paruh Waktu pada Rabu, 12 November 2025.
Kerusakan pada leher patung Soekarno pertama kali terdeteksi setelah tenda acara yang didirikan di area alun-alun roboh akibat angin kencang. Tenda tersebut jatuh tepat mengenai bagian kepala dan leher patung.
Untuk melakukan perbaikan pada patung yang terbuat dari tembaga itu, diperlukan keterlibatan pembuat patung dan penggunaan alat berat.
Sambil menunggu proses perbaikan, pihak berwenang memutuskan untuk menurunkan patung tersebut terlebih dahulu. Selain patung Bung Karno, patung Bung Hatta juga akan dilepas sementara waktu.