Pemerintah Siap Lanjutkan dan Tambah Kuota Program Magang Nasional Jika Hasilnya Baik
Program Magang Nasional diharapkan dapat berjalan optimal dan memberikan hasil yang positif.
Pemerintah memberi sinyal Program Magang Nasional bisa tetap berlanjut dengan kuota yang besar setiap tahunnya. Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, keberlangsungan program tersebut akan dievaluasi berdasarkan kinerja dan pencapaian para peserta magang sebagai angkatan pertama yang sedang berlangsung saat ini.
“Apakah proyek Program Magang Nasional ini dilanjutkan atau tidak, tentu tergantung prestasi dari pada adik-adik semua. Sebagai batch pertama, nanti kita akan evaluasi setelah program selesai dalam waktu enam bulan,” ujar Airlangga saat meninjau Program Magang Nasional di EMTEK Group, SCTV Tower, Jakarta, Rabu (17/12).
Kuota Magang Nasional 2025
Airlangga menjelaskan, pada tahun ini pemerintah membuka kuota sebanyak 100 ribu peserta. Hal ini sebagai bagian dari upaya pemerintah menyiapkan tenaga kerja siap pakai. Jika dinilai berhasil, kuota tersebut masih berpotensi ditingkatkan berdasarkan minat dan kebutuhan industri.
Dia menuturkan, program magang nasional tidak terbatas terhadap sektor swasta atau korporasi, melainkan juga terdapat jalur magang bagi peserta yang berminat berkarier di sektor pemerintahan, menjadi aparatur sipil negara (ASN).
“Jadi ini program dua track, swasta maupun pemerintahan, yang diharapkan bisa dilanjutkan ke depan,” jelas Airlangga.
Magang Nasional Diharapkan Berjalan Optimal
Airlangga berharap pelaksanaan Program Magang Nasional dapat berjalan optimal dan memberikan hasil yang positif. Dengan umpan balik yang baik dari peserta maupun industri. Sebab, pemerintah berkomitmen untuk terus melanjutkan dan mengembangkan program tersebut sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia nasional.
"Semoga hasilnya ini bisa baik. Sehingga tentu pemerintah akan melanjutkan kalau feedbacknya baik," dia menandasi.