PB XIV Mangkubumi Salat Jumat Masjid Kota Gedhe Jogja, ini Alasannya
Rangkaian Salat Jumat PB di berbagai masjid bersejarah merupakan wujud ikhtiar spiritual sekaligus penghormatan terhadap jejak sejarah Islam di Nusantara.
Berbeda biasanya selalu di Solo, Sri Susuhunan Paku Buwono XIV Mangkubumi alias Hangabehi, Jumat (9/1) melaksanakan Salat Jumat di Masjid Gedhe Mataram Kotagede, Yogyakarta. Salat Jumat dilakukan jauh-jauh di luar Kota Solo bukan tanpa alasan.
Kehadirannya di masjid bersejarah tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk terus memfokuskan diri pada kegiatan spiritual keagamaan dan pelestarian nilai-nilai budaya Islam Nusantara, tanpa disertai agenda seremonial maupun ritual khusus.
"Ini merupakan bagian dari komitmen untuk terus memfokuskan diri pada kegiatan spiritual keagamaan dan pelestarian nilai-nilai budaya Islam Nusantara," ungkapnya.
Hangabehi menegaskan, rangkaian Salat Jumat PB di berbagai masjid bersejarah merupakan wujud ikhtiar spiritual sekaligus penghormatan terhadap jejak sejarah Islam di Nusantara.
Sebelumnya, PB XIV Hangabehi tercatat melaksanakan Salat Jumat sebanyak 7 kali berturut-turut di Masjid Gedhe Kagungan Dalem Karaton Surakarta Hadiningrat (Masjid Agung Keraton Solo) hingga Jumat, 26 Desember 2025.
Selanjutnya, pada Jumat, 2 Januari 2026, PB XIV Hangabehi melaksanakan Salat Jumat di Masjid Laweyan, Surakarta.
Masjid Gedhe Mataram Kotagede sendiri merupakan salah satu masjid tertua di Jawa yang dibangun pada masa Panembahan Senopati dan dikenal sebagai simbol akulturasi budaya Islam dan Jawa.
Masjid ini berada dalam satu kawasan dengan Pesaren Agung Kotagede dan menjadi bagian dari konsep Catur Gatra Tunggal dalam tata ruang Mataram Islam.
Tidak Ada Agenda Tambahan
Setelah pelaksanaan Salat Jumat dan menyapa masyarakat, PB XIV Hangabehi langsung kembali tanpa agenda lanjutan di Yogyakarta. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.
Hangabehi mewakili Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat mengapresiasi sambutan hangat masyarakat Yogyakarta. Ia berharap semangat kebersamaan, spiritualitas, serta pelestarian budaya Islam Nusantara dapat terus terjaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.
Pelaksanaan Salat Jumat berlangsung sebagaimana ibadah pada umumnya. PB XIV Hangabehi menunaikan salat bersama jamaah dan masyarakat setempat secara khidmat, sederhana, dan tertib.
Usai Salat Jumat, tak sedikit warga berkumpul dan berjajar rapi di halaman Masjid Gedhe Mataram Kotagede untuk menyambut PB XIV Hangabehi.
PB XIV Hangabehi menyapa dan bersalaman langsung dengan masyarakat. Interaksi berlangsung hangat, penuh rasa hormat, serta mencerminkan kedekatan antara Karaton Surakarta Hadiningrat dengan masyarakat luas.