Menteri Wihaji Tinjau Kampung KB di Garut, Pastikan Program Prioritas Presiden Berjalan Efektif
Kegiatan yang dihadiri sekitar 200 peserta itu melibatkan aparat desa, penyuluh KB, kader kelompok kegiatan (Poktan).
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji, S.Ag., M.Pd., melakukan kunjungan kerja ke Desa Mekarmukti, Kabupaten Garut, Jawa Barat, untuk memantau pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Dalam kunjungan tersebut, Menteri Wihaji meninjau pelaksanaan Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) dan intervensi terhadap keluarga berisiko stunting (KRS). Kegiatan yang dihadiri sekitar 200 peserta itu melibatkan aparat desa, penyuluh KB, kader kelompok kegiatan (Poktan), tokoh masyarakat, serta ibu hamil, ibu menyusui, dan ibu dengan balita non-PAUD (kelompok 3B).
Selama kegiatan berlangsung, Menteri Wihaji mengikuti sarasehan dan berdialog langsung dengan masyarakat, melakukan pembinaan Kampung KB, serta memberikan edukasi gizi dalam program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT).
Kegiatan diawali dengan sarasehan pada Senin sore dan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis pada Selasa pagi. Bantuan tersebut diberikan kepada keluarga berisiko stunting dan kelompok 3B. Selain itu, dilakukan pula pelayanan KB di balai desa, dengan hasil 22 akseptor implan dan 12 akseptor suntik hingga siang hari.
Dalam kesempatan itu, Menteri Wihaji menyerahkan bantuan dari Bank BNI berupa nutrisi untuk 100 penerima manfaat selama empat kali penyaluran (sebulan). Bantuan mencakup sembako senilai Rp105.000 per minggu dan insentif bagi petugas Tim Pendamping Keluarga (TPK) sebesar Rp5.000 per minggu. Selain itu, bantuan bedah rumah diberikan di tiga lokasi dengan masing-masing senilai Rp35 juta.
Wihaji menegaskan bahwa kunjungan tersebut sejalan dengan program prioritas Presiden dan Wakil Presiden, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi kelompok 3B (Bumil, Busui, Balita non-PAUD), serta program peningkatan kesejahteraan sosial, ketahanan pangan, kesehatan masyarakat, pelestarian lingkungan, dan sanitasi layak.
Kampung KB Perkuat Peran Keluarga dan Kolaborasi Lintas Sektor
Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN menginisiasi Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) sebagai satuan wilayah setingkat desa atau kelurahan yang menjadi wadah implementasi program Bangga Kencana secara utuh, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Kampung KB berfungsi mengoptimalkan peran keluarga dan komunitas dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Program ini tidak hanya menjadi tanggung jawab BKKBN, tetapi juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat.
Melalui pendekatan terintegrasi, Kampung KB diharapkan mampu memperkuat fungsi keluarga, meningkatkan ketahanan sosial, serta menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif. Program ini juga menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah dalam membangun kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, dan masyarakat luas.
Implementasi Program MBG
Dalam pelaksanaannya, Kampung KB juga menjadi media implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Presiden Prabowo, yang difokuskan pada keluarga dengan ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-sekolah atau dikenal dengan MBG 3B.
Selain itu, Kemendukbangga/BKKBN akan menjalankan program quick wins di Kampung KB, yang mencakup inisiatif nyata dengan dampak langsung bagi masyarakat. Program tersebut antara lain Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), dan Lansia Berdaya (SIDAYA).
Diharapkan Manfaat Nyata
Melalui program-program ini, masyarakat diharapkan dapat merasakan manfaat nyata secara cepat, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan keluarga yang berkelanjutan.
Dengan kolaborasi lintas sektor dan dukungan masyarakat, Kemendukbangga/BKKBN menargetkan terbentuknya ekosistem keluarga yang tangguh, sehat, dan sejahtera — menjadi dasar kuat dalam mewujudkan Indonesia Maju melalui keluarga berkualitas.