Menegangkan, KMP Gili Iyang Putar Balik ke Gresik saat Api Berkobar di Dek Kendaraan
Momen kepanikan tersebut terekam dalam sebuah video yang beredar luas.
Ratusan penumpang Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Gili Iyang dilanda kepanikan saat kapal yang mereka tumpangi mengalami kebakaran di perairan Karang Jamuang, Rabu malam, 13 Agustus 2025. Momen kepanikan tersebut terekam dalam sebuah video yang beredar luas, memperlihatkan suasana darurat di atas kapal.
Kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik pada sistem penerangan di area car deck pada Rabu (13/8) malam sekitar pukul 22.00 Wib, sekitar satu setengah jam setelah kapal bertolak dari Pelabuhan Gresik menuju Pulau Bawean pada pukul 20.30 Wib.
KMP Gili Iyang, yang dioperasikan oleh PT ASDP Indonesia Ferry, baru kembali berlayar setelah menjalani perawatan tahunan (docking) selama Juli hingga awal Agustus. Kapal ini mulai melayani rute Paciran–Bawean kembali sejak Senin (11/8). Pada hari kejadian, kapal sempat melayani rute Bawean–Gresik di siang hari, lalu berangkat kembali ke Bawean pada malam harinya.
Begitu api terdeteksi, awak kapal segera melakukan upaya pemadaman. Meski api berhasil dikendalikan, insiden tersebut menyebabkan gangguan serius pada sistem kelistrikan dan navigasi kapal. GPS dan kemudi tidak berfungsi, sehingga nakhoda memutuskan untuk menghentikan pelayaran dan kembali ke Pelabuhan Gresik.
Data Manifes
Proses pemulangan kapal dibantu oleh dua kapal tunda, Kaya Negara dan Krisna, yang memandu serta menarik KMP Gili Iyang menuju pelabuhan. Evakuasi melibatkan tim gabungan dari Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Gresik, Satpolairud Polres Gresik, Polsek Kawasan Pelabuhan, Pelindo, dan petugas Kamladu.
"Diduga terjadi korsleting listrik, jadi kami ambil keputusan untuk kembali ke Gresik," ujar Supriyadi, nakhoda KMP Gili Iyang.
Menurut data manifes, kapal mengangkut 220 penumpang yang terdiri dari 164 penumpang dewasa kelas ekonomi, 16 bayi, dan 40 penumpang kelas bisnis. Selain itu, terdapat 62 kendaraan golongan II di dalam kapal.
Api yang muncul dari ruang bawah kapal sempat memicu kepanikan. Kru membagikan pelampung sebagai langkah antisipasi jika situasi memburuk. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. "Evakuasi berlangsung hingga kapal berhasil merapat kembali di Pelabuhan Gresik," tambah Supriyadi.