Gulkarmat Berhasil Evakuasi 13 Penumpang Kapal Rusak di Perairan Pulau Karang Beras
Tim Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu sukses mengevakuasi 13 penumpang dari kapal rusak KM Cahaya Pesona di perairan Pulau Karang Beras, memastikan keselamatan seluruh korban.
Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu berhasil mengevakuasi 13 penumpang dari sebuah kapal yang mengalami kerusakan. Insiden ini terjadi pada hari Ahad (15/3) di perairan Pulau Karang Beras, Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara. Kapal yang dievakuasi tersebut diidentifikasi sebagai KM Cahaya Pesona.
Kapal nahas tersebut dinakhodai oleh pria bernama Edo (47) dan dilaporkan mengalami kendala serius pada sistem gearbox-nya. Kerusakan ini secara langsung mengganggu kinerja mesin utama, mengakibatkan kapal tidak dapat beroperasi secara normal di tengah laut.
Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, menjelaskan bahwa pihaknya menerima informasi terkait kecelakaan kapal ini pada pukul 11.38 WIB. Setelah mendapatkan laporan, tim penyelamat segera dikerahkan untuk melakukan penanganan cepat dan efektif.
Respons Cepat Gulkarmat dalam Penyelamatan Penumpang
Menanggapi laporan darurat, Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu segera mengerahkan enam personel terbaiknya ke lokasi kejadian. Mereka dilengkapi dengan satu unit kapal Satria Biru yang siap untuk operasi penyelamatan di laut.
Personel Gulkarmat menunjukkan kecepatan respons yang luar biasa, tiba di perairan Pulau Karang Beras sekitar pukul 11.50 WIB. Tanpa menunda, tim langsung memulai proses evakuasi untuk memastikan keselamatan seluruh penumpang.
Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan aman dan terkendali pada pukul 13.15 WIB. "Seluruh penumpang berhasil dievakuasi pukul 13.15 WIB," ujar Gatot Sulaeman, menegaskan keberhasilan operasi. Prosedur keselamatan yang ketat diterapkan selama proses evakuasi.
Kerusakan Teknis dan Upaya Pemulihan Kapal
Penyebab utama insiden ini adalah kerusakan serius pada sistem gearbox KM Cahaya Pesona. Gangguan pada gearbox ini berdampak langsung pada mesin utama, sehingga kapal tidak mampu melanjutkan pelayaran secara normal.
Evakuasi kapal tidak hanya berfokus pada penyelamatan penumpang, tetapi juga untuk mencegah potensi risiko kerusakan yang lebih parah pada struktur kapal. Oleh karena itu, kapal ditarik menuju lokasi yang lebih aman.
Di lokasi yang telah ditentukan, KM Cahaya Pesona akan menjalani pemeriksaan menyeluruh dan perbaikan yang diperlukan. Langkah ini krusial untuk memastikan kapal dapat beroperasi kembali dengan standar keamanan yang tinggi di masa mendatang.
Gatot Sulaeman memastikan kondisi terkini, "Seluruh korban dalam kondisi aman dan tidak ada yang cedera. Situasi saat ini sudah dapat ditangani Tim Damkar dalam keadaan aman dan terkendali." Semua penumpang dan awak kapal dilaporkan dalam keadaan baik tanpa luka-luka.
Sumber: AntaraNews