Tim SAR Berhasil Evakuasi Lima ABK KM Nurazizah di Perairan Gili Trawangan Lombok Utara

Tim SAR Mataram sukses melakukan Evakuasi ABK Gili Trawangan, menyelamatkan lima kru KM Nurazizah yang terombang-ambing akibat kerusakan mesin di perairan utara Gili Trawangan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tim SAR Berhasil Evakuasi Lima ABK KM Nurazizah di Perairan Gili Trawangan Lombok Utara
Tim SAR Mataram sukses melakukan Evakuasi ABK Gili Trawangan, menyelamatkan lima kru KM Nurazizah yang terombang-ambing akibat kerusakan mesin di perairan utara Gili Trawangan. (AntaraNews)

Tim SAR Mataram berhasil mengevakuasi lima anak buah kapal (ABK) KM Nurazizah yang mengalami kerusakan mesin di perairan utara Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu (15/2). Seluruh kru kapal ditemukan dalam kondisi selamat setelah sempat terombang-ambing di laut lepas.

Peristiwa ini bermula ketika Kantor SAR Mataram menerima laporan awal mengenai kerusakan mesin KM Nurazizah dari salah satu agen kapal tersebut. Kapal tersebut dilaporkan mengalami kerusakan saat sedang menempuh rute dari Sapeken menuju Banyuwangi, Jawa Timur.

Merespons laporan tersebut, Kantor SAR Mataram segera mengerahkan tim rescue dengan menggunakan Kapal Rescue Boat 220 Mataram. Tim berhasil menemukan posisi kapal beserta seluruh awaknya untuk segera dilakukan evakuasi.

Kepala Seksi Operasi Siaga dan Operasi Kantor SAR Mataram, Bustanil, mengonfirmasi bahwa seluruh awak kapal berjumlah lima orang ditemukan dalam keadaan selamat. Tim segera melakukan proses evakuasi para korban menuju Teluk Kodeq, Kabupaten Lombok Utara.

Adapun identitas kelima awak kapal yang berhasil diselamatkan yaitu Hendra (47) sebagai kapten kapal, serta empat ABK lainnya yaitu Alga (34), Sahril (30), Daus (32), dan Andi (26). Kondisi mereka secara keseluruhan dilaporkan baik meskipun sempat mengalami insiden di laut lepas.

Operasi penyelamatan ini menunjukkan kesigapan dan koordinasi yang baik antara berbagai pihak yang terlibat. Kecepatan respons tim SAR menjadi kunci utama dalam memastikan keselamatan para korban di tengah kondisi darurat.

Operasi Evakuasi ABK Gili Trawangan ini melibatkan sinergi yang kuat antara beberapa entitas penting. Kru RB 220 Mataram, tim rescue Kantor SAR Mataram, dan Unit Siaga SAR Bangsal turut serta dalam misi ini.

Selain itu, pihak KUPP Pemenang Lombok Utara dan Blue Marlin Dive juga memberikan dukungan penuh untuk kelancaran operasi. Kolaborasi ini memastikan bahwa semua sumber daya yang diperlukan tersedia untuk Evakuasi ABK Gili Trawangan.

Bustanil juga mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada saat melakukan aktivitas di perairan. Peringatan ini penting untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang dan menjaga keselamatan bersama di laut.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi