Mayoritas Anggota PB IPSI Inginkan Prabowo Subianto Kembali Jadi Ketua Umum
Mayoritas anggota Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) menyuarakan keinginan agar Prabowo Subianto kembali memimpin sebagai Ketua Umum. Akankah RI 1 bersedia melanjutkan kepemimpinannya di tengah kesibukan sebagai Presiden?
Jakarta – Mayoritas anggota Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) menyatakan keinginan kuat mereka agar Prabowo Subianto kembali menjabat sebagai Ketua Umum untuk periode 2026-2030. Harapan ini disampaikan di tengah pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) XVI PB IPSI yang berlangsung di Jakarta pada Jumat (10/4).
Wakil Sekretaris Jenderal PB IPSI, H.R. Bayu Syahjohan, mengungkapkan bahwa antusiasme anggota terhadap kepemimpinan Prabowo masih sangat tinggi. Namun, ia juga mengakui adanya pertimbangan terkait kesibukan Prabowo sebagai Presiden Republik Indonesia (RI 1), yang mungkin memengaruhi ketersediaannya.
Syahjohan, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Munas PB IPSI, menjelaskan bahwa sejumlah nama telah mendaftar sebagai calon ketua umum. Meski demikian, mayoritas pengurus provinsi dan perguruan besar tetap mengharapkan Prabowo Subianto untuk kembali memimpin organisasi pencak silat nasional ini.
Keinginan Anggota PB IPSI terhadap Prabowo Subianto
Dalam Munas XVI PB IPSI, H.R. Bayu Syahjohan secara terbuka menyatakan bahwa mayoritas anggota federasi masih sangat menginginkan Prabowo Subianto untuk kembali memimpin. Keinginan ini muncul meskipun ada kesadaran akan padatnya jadwal dan tanggung jawab Prabowo sebagai RI 1.
Syahjohan menambahkan bahwa secara pribadi, ia juga berharap Prabowo dapat melanjutkan kepemimpinannya di PB IPSI. Menurutnya, program besar federasi untuk meloloskan pencak silat agar dapat dipertandingkan di Olimpiade sangat membutuhkan dukungan dan pengaruh seorang Presiden.
Pengaruh Prabowo sebagai kepala negara dianggap krusial untuk didengar oleh para pemangku kepentingan di tingkat internasional, demi mewujudkan visi besar pencak silat mendunia. Hal ini menunjukkan betapa vitalnya peran Prabowo dalam pandangan para pengurus PB IPSI untuk masa depan olahraga tersebut.
Rekam Jejak dan Pengaruh Prabowo dalam Pencak Silat
Prabowo Subianto memiliki rekam jejak yang panjang dan mengesankan dalam dunia pencak silat, telah memimpin PB IPSI selama lima periode berturut-turut sejak tahun 2004 hingga 2025. Pengalaman kepemimpinan yang solid ini menjadi fondasi kuat bagi keinginan anggota untuk melihatnya kembali menjabat.
Selain perannya di tingkat nasional, Prabowo juga menjabat sebagai Presiden Federasi Pencak Silat Dunia (Persilat) sejak tahun 2010 dan kembali terpilih pada Kongres 2022. Posisi ganda ini memberikan Prabowo pengaruh yang signifikan baik di kancah nasional maupun internasional dalam pengembangan pencak silat.
Rekam jejak kepemimpinan yang konsisten dan pengaruh global ini menjadi alasan utama mengapa banyak pihak masih menginginkan Prabowo. Mereka percaya bahwa sosoknya mampu mengawal visi pencak silat untuk mencapai panggung Olimpiade, sebuah tujuan ambisius yang membutuhkan dukungan kuat dari figur berkaliber internasional.
Menanti Keputusan dalam Munas PB IPSI
Meskipun mayoritas anggota PB IPSI menunjukkan dukungan penuh, keputusan akhir mengenai kesediaan Prabowo Subianto untuk kembali menjabat sebagai Ketua Umum masih menjadi tanda tanya. H.R. Bayu Syahjohan menjelaskan bahwa kesediaan Prabowo baru akan diketahui secara pasti melalui forum Munas yang akan berlanjut pada Sabtu (11/4).
Syahjohan menegaskan bahwa saat ini, belum ada kepastian apakah Prabowo akan bersedia melanjutkan kepemimpinannya atau tidak, mengingat kesibukannya sebagai RI 1. Proses penjaringan calon ketua umum telah dilakukan, dan ada beberapa nama yang mengajukan diri, namun nama-nama tersebut belum diungkapkan ke publik.
Seluruh pihak kini menantikan pengumuman resmi dari Prabowo Subianto dalam Munas tersebut. Keputusan ini akan sangat menentukan arah dan strategi pengembangan pencak silat Indonesia ke depan, terutama dalam upaya mencapai pentas olahraga terbesar di dunia.
Sumber: AntaraNews