Prabowo Subianto Tegaskan Komitmen Dukungan Seumur Hidup untuk Pencak Silat
Presiden Prabowo Subianto menegaskan akan terus mendukung pengembangan Pencak Silat hingga akhir hayatnya, meskipun telah melepas jabatan Ketua Umum IPSI. Simak komitmennya untuk seni bela diri asli Indonesia ini.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan seni bela diri Pencak Silat. Hal ini disampaikannya setelah mengakhiri masa jabatan selama 34 tahun sebagai Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo melalui unggahan Instagram pribadinya pada Sabtu (11/4). Unggahan tersebut menyusul pidato penutupannya pada konferensi nasional IPSI di Jakarta.
Meskipun tidak lagi memimpin secara struktural, Prabowo berjanji akan tetap menjadi pejuang bagi IPSI dan Pencak Silat. Ia menekankan bahwa perjuangan ini tidak akan berakhir di sini, melainkan berlanjut hingga akhir hayatnya.
Komitmen Abadi Prabowo untuk Pencak Silat
Prabowo Subianto, yang kini menjabat sebagai Presiden, menegaskan bahwa perjuangan untuk memajukan Pencak Silat adalah komitmen seumur hidup. Ia berjanji akan terus memberikan dukungan penuh kepada IPSI dan seni bela diri ini.
Melalui akun Instagram pribadinya, @prabowo, ia menyampaikan bahwa perjalanannya selama puluhan tahun memimpin IPSI adalah pengalaman yang penuh makna. Periode tersebut ditandai dengan berbagai pencapaian signifikan.
Salah satu pencapaian penting adalah semakin luasnya pengakuan global terhadap Pencak Silat. Hal ini menunjukkan keberhasilan upaya kolektif dalam mengangkat martabat budaya bangsa di kancah internasional.
Jejak Kepemimpinan dan Harapan Masa Depan IPSI
Prabowo hadir dalam forum tersebut untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban masa kepemimpinannya periode 2021–2026. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh anggota IPSI di seluruh Indonesia.
Selain janji dukungan seumur hidup, Prabowo juga menaruh harapan besar kepada kepemimpinan IPSI yang baru. Ia berharap para pemimpin baru dapat menjunjung tinggi martabat Pencak Silat sebagai warisan budaya Indonesia.
Harapan lain adalah agar kepemimpinan mendatang berhasil membawa seni bela diri ini ke panggung Olimpiade untuk pengakuan internasional yang lebih luas. Pengakuan ini akan semakin mengukuhkan posisi Pencak Silat di dunia.
“Mari kita terus menjaga dan melestarikan Pencak Silat serta bangga menjadikannya bagian dari identitas bangsa Indonesia,” ujar Prabowo, menekankan pentingnya pelestarian budaya.
Estafet Kepemimpinan dan Visi Baru IPSI
Sebelumnya, Prabowo mengumumkan keputusannya untuk mundur dari jabatan Ketua Umum IPSI pada konferensi nasional. Keputusan ini didasari oleh tanggung jawabnya sebagai kepala negara yang membutuhkan perhatian penuh dan menyita waktu.
“Hari ini, saya menyatakan bahwa saya mohon izin untuk tidak melanjutkan sebagai Ketua Umum Pengurus Besar IPSI, karena saya telah mengemban tugas nasional yang membutuhkan waktu dan perhatian penuh saya,” ujarnya, seraya mendorong IPSI untuk memilih penerus yang cakap.
Konferensi tersebut kemudian memilih Menteri Luar Negeri Sugiono secara aklamasi sebagai Ketua Umum IPSI yang baru untuk periode 2026–2030. Sugiono memuji kontribusi signifikan Prabowo terhadap Pencak Silat.
Menteri Luar Negeri Sugiono juga menyatakan kesiapannya untuk lebih memperkuat Pencak Silat, baik sebagai olahraga maupun sebagai warisan budaya. Ini menandai babak baru bagi pengembangan Pencak Silat di bawah kepemimpinan baru.
Sumber: AntaraNews