Lowongan PPSU DKI Jakarta Dibanjiri Pelamar, Lenteng Agung Hanya Buka 7 Formasi
Menariknya, pelamar tidak hanya berasal dari wilayah Lenteng Agung, Jakarta Selatan, tetapi juga dari luar daerah tersebut.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi membuka lowongan kerja Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) tahun 2025. Rekrutmen ini dibuka selama empat hari, mulai 23 hingga 26 Juni 2025.
Lurah Lenteng Agung, Ahmad Hasan Husaini, mengatakan antusiasme masyarakat terhadap lowongan ini cukup tinggi. Hingga Kamis (26/6), tercatat sebanyak 418 pelamar telah mendaftar untuk wilayah Lenteng Agung.
"Sampai saat ini sudah 418 pelamar," kata Hasan saat dihubungi merdeka.com.
Menariknya, pelamar tidak hanya berasal dari wilayah Lenteng Agung, Jakarta Selatan, tetapi juga dari luar daerah tersebut. Namun, Hasan menegaskan bahwa pendaftaran akan ditutup pada pukul 16.00 WIB hari ini.
"Ada juga yang dari luar LA (Lenteng Agung), batas akhir hari ini jam 16.00," ujarnya.
Meski sudah banyak pendaftar, Hasan belum bisa memastikan kapan proses seleksi akan dimulai dan pengumuman hasilnya dilakukan. Proses tersebut sepenuhnya ditentukan oleh tim seleksi.
"Nanti tim yang merumuskan dan mengikuti jadwal yang sudah ditentukan," ucapnya.
Adapun jumlah kebutuhan petugas PPSU di wilayah Lenteng Agung sendiri tergolong terbatas.
"Kuota LA 7 orang," pungkas Hasan.
Sebelumnya, Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta, melalui Kepala Dinas Budi Awaludin, menyampaikan bahwa semua lamaran yang sudah masuk akan tetap diproses.
"Berdasarkan hasil koordinasi dengan Biro Pemerintahan Setda Provinsi DKI Jakarta, dapat kami sampaikan bahwa bagi masyarakat yang telah mengirimkan lamaran untuk formasi PPSU ke Balai Kota, data tersebut tetap akan diperhatikan dan diproses lebih lanjut," ujar Budi, Selasa (24/6).
Perlu diketahui, pada April 2025 lalu, ribuan warga sempat memadati Balai Kota DKI Jakarta karena mendapat informasi pembukaan rekrutmen PPSU dari grup WhatsApp. Padahal, saat itu rekrutmen belum resmi dibuka. Jumlah pelamar saat itu sempat menembus lebih dari 7.000 orang, sementara kuota yang tersedia hanya 1.100 formasi.