Ratusan warga tampak memadati Loket Penerimaan Surat dan Barang di Balai Kota DKI Jakarta pada Selasa (22/4/2025). Mereka antre panjang untuk menyerahkan surat lamaran sebagai petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) atau pasukan oranye.
Antrean pelamar terlihat sejak pagi hingga siang hari, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap program rekrutmen ini.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan bahwa warga dapat mengikuti proses seleksi melalui kelurahan atau kecamatan masing-masing. Menurutnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memutuskan membuka 1.100 lowongan PPSU untuk periode pertama tahun ini.
Tenaga PPSU yang juga dikenal sebagai pasukan oranye merupakan ujung tombak kebersihan dan perawatan lingkungan perkotaan di Jakarta, dengan tugas meliputi penyapuan jalan, perawatan taman, hingga perbaikan saluran air. Program ini juga menjadi bagian dari strategi Pemprov dalam mendukung perwujudan kota yang bersih, sehat, dan tertata rapi.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta, Budi Awaludin mengatakan masyarakat yang sudah mendaftar akan tetap diproses.
Fraksi PAN DPR RI menyalurkan 1.000 paket sembako kepada Pasukan Oranye Jakarta sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka menjaga kebersihan kota. Simak detail kepedulian nyata ini.
Inisiatif pengelolaan sampah di Jakarta membuktikan bahwa limbah memiliki nilai ekonomi. Simak kisah inspiratif warga yang mengubah sampah menjadi rupiah dan berkontribusi pada lingkungan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan mengadakan dialog langsung dengan petugas PPSU pekan depan, menanggapi kontroversi penggunaan AI di Kalisari serta mengapresiasi kinerja positif PPSU.
Sebuah truk bermuatan pasir terguling di Tebet, Jakarta Selatan, pada Sabtu pagi akibat sopir mengantuk. Kecelakaan truk terguling ini memicu kemacetan dan kerugian materiil.
Wali Kota Jakarta Timur Munjirin menegaskan pentingnya **verifikasi aduan JAKI** yang ketat oleh ASN, menyusul insiden penggunaan foto AI yang sempat merusak kepercayaan publik.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan menggelar rapat besar dengan seluruh petugas PPSU menyusul kasus pemalsuan laporan JAKI yang merusak kepercayaan publik dan kredibilitas layanan.