Libur Nataru, KAI Commuter Wilayah 6 Siap Angkut 800 Ribu Lebih Penumpang
PT KAI Commuter Wilayah 6 Yogyakarta sudah melayani penumpang yang ingin berlibur saat Nataru sejak 18 Desember lalu.
KAI Commuter Wilayah 6 Yogyakarta telah melaksanakan angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026 mulai 18 Desember 2025. Hingga pelaksanaan angkutan Nataru hari ketujuh KAI Commuter telah melayani pengguna pada angka 239.873 orang untuk Commuter Line Yogyakarta-Solo (Palur) dan Prameks.
Hari ini Kamis (25/12) bertepatan pada Natal Commuter Line masih akan menjadi moda transportasi yang diminati masyarakat Yogyakarta, Solo dan sekitarnya.
Direktur Keuangan KAI Commuter, Nugroho Dwi Sasongko mengatakan, proyeksi pengguna Commuter Line Wilayah 6 pada masa angkutan Nataru 2025/2026 diperkirakan akan naik sekitar 5% dari tahun sebelumnya, yaitu sebesar 621.306 yang terdiri dari Commuter Line Yogya-Palur 545.476 dan Commuter Line Prameks 75.830.
Data Penumpang
Untuk kapasitas angkut pada masa angkutan Nataru 2025/2026, KAI Commuter pastikan sebanyak 794.592 penggguna untuk Commuter Line Yogya-Palur dan 42.480 untuk Commuter Line Prameks.
“Saat ini rata-rata pengguna pada masa weekend sekitar 28.607 orang dan weekday sebesar 22.187 orang Commuter Line Yogya-Palur," ujar Nugroho, saat ditemui di Stasiun Solo Balapan.
Ungkapan senada disampaikan VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda. Menurutnya, dengan adanya proyeksi peningkatan jumlah pengguna dan berdasarkan prediksi Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta, total 9,38 juta orang akan ke DIY pada liburan Nataru dengan 7 juta orang di antaranya ke Kota Yogyakarta.
"Maka dari itu selama masa angkutan Nataru 2025/2026 terdapat 31 perjalanan untuk Commuter Line Yogya Palur dan 10 perjalanan untuk Commuter Line Prameks," ucapnya.
Penambahan 3 Perjalanan
"Pada tanggal 25-28 Desember 2025, KAI Commuter akan menambah 3 perjalanan Commuter Line Yogya-Palur sehingga menjadi 34 perjalanan”, imbuh Karina.
Penambahan 3 perjalanan Commuter Line per hari ini (25/12) sampai dengan (28/12) diantaranya pukul 17.40 WIB keberangkatan dari Stasiun Palur dan keberangkatan dari Stasiun Yogyakarta masing-masing pukul 12.54 WIB dan 19.30 WIB.
Adapun total naik-turun pengguna di tiga stasiun besar wilayah Solo selama masa Angkutan Nataru 2025/2026 (18-24/12), masing-masing Stasiun Solo Balapan 22.031 orang, Stasiun Purwosari 17.973 orang, dan 17.283 orang di Stasiun Solo Jebres.
"Untuk stasiun dengan pengguna naik-turun tertinggi selama masa Angkutan Nataru 2025/2026 (18/12 s.d 24/12) di wilayah 6 Yogyakarta adalah Stasiun Yogyakarta sebesar 110.391 orang," terangnya.
365 Petugas
Lanjut Karina, untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna Commuter Line selama masa Angkutan Nataru 2025/2026, KAI Commuter telah menyiagakan 365 petugas.
"Kami menyiagakan 365 petugas, baik di area stasiun maupun dalam perjalanan Commuter Line. Ada petugas Masinis, Kondektur/PPK/CSOT, Passenger Service, Announcer, Walka, dan PAM Stasiun serta pihak eksternal BKO dan POLRI," tururnya.
Selain itu, lanjut Karina, KAI Commuter juga memberlakukan Posko Nataru kepada seluruh pegawai non frontliner dan 15 orang Customer Service Mobile.
"Pada masa Angkutan Nataru 2025/2026 KAI Commuter juga meningkatkan fasilitas di area stasiun. Seperti, Charging Station, Kursi Ruang Tunggu yang lebih memadai, fasilitas payung di stasiun, Water Station dan peron temporary," katanya lagi.
Pemesanan tiket Commuter Line Yogyakarta - Palur bisa menggunakan KMT, kartu elektronik bank dan GoTransit dan Qristap sedangkan untuk tiket Commuter Line Prameks dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI dan dapat juga menggunakan KMT dengan kuota terbatas.
Stasiun Integrasi
Nugroho menambahkan, keberadaan Commuter Line Yogya-Palur dan Commuter Line Prameks ini sudah menjadi bagian dari perubahan masyarakat dalam bertransportasi.
“Mobilitas masyarakat antar daerah menjadi bagian dari pertumbuhan dan pergerakan ekonomi kota Yogyakarta, Klaten, Solo, Karanganyar sampai ke Purworejo,” ungkap Nugroho.
Seperti Stasiun Solo Balapan sebagai stasiun integrasi yang mempertemukan konektivitas antar transportasi publik seperti Trans Batik Solo, Kereta BIAS menuju Bandara Adi Sumarmo sampai ke Madiun, kereta jarak jauh dan Terminal Tirtonadi.
"Sebagai wilayah aglomerasi perpindahan antar masyarakat baik warga lokal ataupun wisatawan dari Solo menuju Yogyakarta ataupun sebaliknya untuk pergi ke tempat wisata, kuliner, silaturahmi ataupun menyaksikan pagelaran musik dan sendratari semakin memajukan dan membentuk budaya masyarakat untuk menggunakan transportasi publik Commuter Line," ucap Nugroho.
Volume pengguna pada masa liburan Nataru 2025/2026 diproyeksikan akan terus mengalami peningkatan, sehingga kondisi akses jalan menuju stasiun pun akan mengalami kepadatan kendaraan.
"KAI Commuter mengimbau agar para pengguna memperhatikan jadwal dan memesan tiket lebih awal untuk menghindari keterlambatan sampai di stasiun, serta memastikan perjalanan yang lebih nyaman," tuturnya.