Info Terbaru: Masih Ada 52.229 Tiket Kereta Api Berangkat dari Daop 6 Yogyakarta
KAI Daop 6 Yogyakarta sudah melayani sebanyak 535.240 penumpang. Jumlah tersebut terdiri dari 255.418 penumpang berangkat dan 279.822 penumpang turun.
Memasuki hari ke-9 Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Jum’at (26/12), KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat akan memberangkatkan 27.009 penumpang dan menerima kedatangan 31.092 pelanggan di stasiun-stasiun setempat.
Manager Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih mengatakan, khusus Stasiun Solobalapan, hari ini memberangkatkan sebanyak 5.505 pelanggan dan menerima kedatangan sebanyak 6.072 pelanggan.
"Angka-angka ini masih dinamis atau bergerak karena pembelian tiket masih terus berjalan hingga jelang keberangkatan KA terakhir pada tengah malam nanti," ujarnya.
Calon penumpang diimbau untuk terus memantau ketersediaan tiket melalui aplikasi Access by KAI atau website kai.id. Calon penumpang dapat memanfaatkan fitur Connecting Train untuk alternatif relasi keberangkatan KA jika tiket pada relasi yang diinginkan telah habis.
"Untuk jumlah penumpang kumulatif selama 9 hari pelaksanaan Angkutan Nataru 2025/2026 yang dimulai sejak 18 Desember 2025 hingga hari ini, 26 Desember 2025, KAI Daop 6 Yogyakarta sudah melayani sebanyak 535.240 penumpang. Jumlah tersebut terdiri dari 255.418 penumpang berangkat dan 279.822 penumpang turun di seluruh wilayah Daop 6.
Feni menambahkan, stasiun tujuan favorit para penumpang dari wilayah Daop 6 Yogyakarta antara lain Pasarsenen, Gambir, Surabaya Gubeng, Bandung dan Malang. Sementara TOP 5 KA berdasarkan okupansi tertinggi antara lain KA Joglosemarkerto, KA Sri Tanjung, KA Bengawan, KA Progo, dan KA Fajar Utama YK.
"Sisa tempat duduk pada Angkutan Nataru dari wilayah Daop 6 Yogyakarta masih ada sebanyak 52.229 tiket termasuk untuk tujuan kota favorit seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang, dan Semarang," urainya.
Imbauan untuk Masyarakat
Daop 6 terus mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan jauh-jauh hari dengan memesan tiket KA melalui aplikasi resmi KAI yaitu Access by KAI atau channel eksternal lainnya yang telah bekerja sama dengan KAI.
Masyarakat juga diimbau untuk mengatur jam keberangkatan dari rumah menuju stasiun agar dapat berangkat tepat waktu dan tidak ketinggalan KA.
Masa liburan yang sudah dimulai berdampak pada kepadatan lalu lintas atau adanya pengaturan arus lalu lintas yang berdampak pada kepadatan jalan raya sehingga masyarakat diimbau untuk berangkat lebih awal menuju stasiun.