342.548 Warga Manfaatkan Commuter Line Yogyakarta–Solo Selama Libur Nataru
KAI Commuter mencatat 342.548 pengguna Commuter Line Yogyakarta–Solo dan Prameks selama libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026.
Masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian menggunakan layanan Commuter Line atau KRL di wilayah Yogyakarta dan Solo.
Hingga Minggu (28/12) pukul 15.00 WIB, tercatat sebanyak 19.667 orang menggunakan Commuter Line Yogyakarta–Palur dan Prameks.
Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah hingga perjalanan terakhir hari itu.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyampaikan bahwa selama 10 hari masa posko angkutan Nataru, volume penumpang menunjukkan angka signifikan.
“Dari rangkuman data memasuki hari ke-10 masa posko angkutan Nataru (18/12–27/12) KAI Commuter Wilayah 6 Yogyakarta telah melayani 342.548 orang. Masing-masing pengguna Commuter Line Yogyakarta–Palur 303.810 orang dan Commuter Line Prameks mencapai 38.738 orang,” ujar Karina.
Stasiun Terpadat dan Penambahan Perjalanan
Selama periode tersebut, Stasiun Yogyakarta tercatat sebagai stasiun dengan jumlah pengguna tertinggi untuk Commuter Line Yogyakarta–Palur, yakni 75.907 orang. Posisi berikutnya ditempati Stasiun Lempuyangan dengan 39.668 orang dan Stasiun Palur sebanyak 32.942 orang.
“Untuk layanan Commuter Line Prameks, Stasiun Yogyakarta juga mencatat volume tertinggi sebanyak 19.229 orang, disusul Stasiun Kutoarjo 13.882 orang dan Stasiun Jenar 3.034 orang,” kata Karina.
Tingginya mobilitas penumpang tidak terlepas dari peran Yogyakarta sebagai pusat wisata. Stasiun Yogyakarta yang berada di kawasan Malioboro, dekat dengan Keraton dan Tugu Yogyakarta, menjadi tujuan utama penumpang.
Stasiun ini juga terintegrasi dengan kereta api jarak jauh, Kereta Bandara YIA, Trans Jogja, serta transportasi daring.
“Commuter Line Yogyakarta–Palur berperan sebagai sarana utama mobilisasi masyarakat Yogyakarta, Solo, Karanganyar dan sekitarnya untuk beraktivitas, bersilaturahmi, berwisata bahkan hanya menikmati perjalanan dengan kereta api,” ucapnya.
“Moda transportasi yang ekonomis, ramah lingkungan, aksesibilitas dan bebas macet,” imbuh Karina.
Selama masa Angkutan Nataru, jumlah perjalanan Commuter Line Yogyakarta–Palur ditingkatkan menjadi 31 perjalanan sejak 18 Desember 2025, kemudian ditambah tiga perjalanan menjadi 34 perjalanan pada 25–28 Desember 2025.
Sementara itu, Commuter Line Prameks relasi Yogyakarta–Kutoarjo tetap melayani 10 perjalanan per hari.