Lapas Kalianda Perketat Pengawasan dengan Razia Gabungan, Jaga Keamanan Warga Binaan
Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kalianda meningkatkan pengawasan Lapas Kalianda melalui razia gabungan bersama aparat penegak hukum, demi mewujudkan lingkungan yang aman dan bersih dari barang terlarang.
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kalianda telah memperketat pengawasan terhadap warga binaan melalui serangkaian kegiatan razia gabungan. Langkah ini merupakan upaya deteksi dini untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas setempat.
Kegiatan razia ini dilaksanakan pada Sabtu, 9 Mei, di Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan. Pelaksanaannya melibatkan aparat penegak hukum, termasuk TNI, Polri, BNN, serta petugas pengamanan internal. Tujuannya adalah memastikan situasi lapas tetap aman dan kondusif bagi seluruh penghuninya.
Kepala Lapas Kelas IIA Kalianda, Beni Nurrahman, menegaskan komitmen mereka. Razia ini bertujuan mewujudkan Lapas yang bersih dari handphone, pungli, dan narkoba (Halinar).
Komitmen Wujudkan Lapas Bersih dan Aman
Beni Nurrahman menjelaskan bahwa operasi ini merupakan bentuk komitmen dari Lembaga Pemasyarakatan. Mereka bertekad mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari barang-barang terlarang. Razia gabungan ini melibatkan TNI, Polri, dan BNN.
Penggeledahan dilakukan secara menyeluruh di blok kamar hunian warga binaan. Hal ini untuk memastikan tidak ada celah bagi masuknya benda-benda yang dapat mengganggu ketertiban. Pihak lapas tidak akan memberikan toleransi terhadap keberadaan barang terlarang.
Razia mendadak ini rutin dilaksanakan sebagai langkah preventif. Tujuannya adalah meminimalisir potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) di Lapas Kelas IIA Kalianda. Ini juga bagian dari upaya menjaga kondisi lapas tetap kondusif.
Temuan Barang Terlarang dan Tindak Lanjut
Dalam razia yang berlangsung sekitar satu jam tersebut, petugas berhasil menemukan sejumlah barang. Barang-barang ini tidak semestinya berada di dalam kamar hunian warga binaan. Penemuan ini menunjukkan efektivitas pengawasan yang ketat.
Barang-barang yang diamankan meliputi korek gas, paku, botol parfum, gunting, silet, sikat gigi, sendok, dan botol pengharum ruangan. Benda-benda ini berpotensi mengganggu keamanan atau digunakan untuk hal yang tidak semestinya. Barang-barang tersebut kemudian diamankan.
Semua barang temuan akan dimusnahkan sesuai prosedur yang berlaku. Ini merupakan bagian dari upaya Lapas Kalianda untuk terus membersihkan lingkungan dari segala bentuk ancaman. Tindakan tegas ini diharapkan memberikan efek jera.
Sinergi dan Edukasi Berkelanjutan
Kepala Lapas Beni Nurrahman menegaskan bahwa kegiatan razia gabungan akan terus dilakukan secara rutin dan insidental. Ini merupakan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan pengawasan. Tujuannya adalah mendukung program pemasyarakatan yang aman dan humanis.
Lapas Kalianda akan terus bersinergi dengan instansi terkait. Kerja sama dengan aparat penegak hukum menjadi kunci dalam menjaga keamanan lapas. Sinergi ini juga memastikan proses pembinaan warga binaan berjalan dengan baik.
Pihak lapas juga memberikan edukasi kepada warga binaan. Mereka diajak untuk selalu menaati tata tertib. Warga binaan diharapkan bersama-sama menjaga keamanan di lingkungan Lapas Kelas IIA Kalianda.
Sumber: AntaraNews