Petugas gabungan berhasil menyita sejumlah benda berbahaya dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Muara Sabak, Provinsi Jambi, dalam sebuah razia intensif. Penemuan ini mencakup barang-barang seperti sendok stainless, peniti, paku, korek api gas, hingga pisau tipis yang disimpan oleh warga binaan.
Operasi penggeledahan ini berlangsung pada Sabtu malam (26/10) dan dipimpin langsung oleh Kalapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak, Muhammad Askari Utomo. Tim gabungan terdiri dari petugas lapas, serta dukungan dari TNI dan Polri, menunjukkan sinergi antarinstansi.
Menurut Askari, razia rutin ini bertujuan untuk memperkuat deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban, sekaligus memberantas narkoba di lingkungan pemasyarakatan. Langkah ini sejalan dengan komitmen jajaran pemasyarakatan dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang bersih dari barang terlarang.
Advertisement
Advertisement
Temuan Mengejutkan di Balik Jeruji Besi
Dalam razia tersebut, petugas gabungan menemukan berbagai benda yang berpotensi membahayakan keamanan lapas. Muhammad Askari Utomo menyatakan, "Petugas gabungan temukan sendok stainless, peniti, paku hingga korek api gas dan pisau tipis yang disimpan warga binaan."
Pemeriksaan intensif dilakukan di Blok Bravo, khususnya Kamar 5, 7, dan 8, di mana sejumlah barang-barang terlarang tersebut berhasil diamankan. Kehadiran benda-benda ini menunjukkan perlunya kewaspadaan tinggi dalam pengawasan di dalam lapas.
Seluruh barang bukti yang ditemukan telah diinventarisasi dan dibuatkan berita acara penyitaan. Selanjutnya, barang-barang tersebut akan dimusnahkan sesuai prosedur yang berlaku, menegaskan keseriusan pihak lapas dalam menjaga ketertiban.
Advertisement
Advertisement
Komitmen Berkelanjutan untuk Lapas Bersih Narkoba
Muhammad Askari Utomo menegaskan bahwa razia akan terus dilakukan, baik secara rutin maupun insidentil, sebagai langkah proaktif pengendalian dan pencegahan gangguan keamanan di dalam Lapas. Hal ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan yang aman.
Pemeriksaan blok hunian ini merupakan bagian integral dari komitmen jajaran pemasyarakatan dalam mendukung program Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas). Program ini meliputi tiga kunci pemasyarakatan maju: deteksi dini gangguan keamanan, pemberantasan narkoba, dan sinergi dengan aparat penegak hukum.
Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak serius mendukung arah kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas). Tujuannya adalah menciptakan lingkungan pembinaan yang tertib, kondusif, dan bebas dari praktik penyalahgunaan barang terlarang, demi tercapainya tujuan pembinaan yang optimal.
Advertisement
Advertisement
Sinergi Lintas Instansi Jaga Keamanan Lapas
Razia yang berlangsung pada Sabtu malam tersebut berjalan dalam suasana tertib dan kondusif, tanpa adanya perlawanan dari warga binaan. Kondisi ini menunjukkan keberhasilan pendekatan humanis yang diterapkan oleh petugas.
Kalapas mengapresiasi kerja sama seluruh tim dan sinergi lintas instansi, termasuk dukungan dari TNI dan Polri. Kolaborasi ini sangat penting dalam menciptakan situasi aman dan terkendali di dalam lembaga pemasyarakatan, serta memperkuat upaya penegakan hukum.
“Langkah-langkah pencegahan seperti ini akan terus kami tingkatkan. Kami ingin memastikan bahwa Lapas Narkotika Muara Sabak menjadi tempat pembinaan yang bersih, aman, dan berintegritas," sebut Askari, menegaskan visi jangka panjang lapas.
Advertisement
Sumber: AntaraNews