Kurang dari 24 Jam Perampok Sadis yang Tewaskan Bocah di Boyolali Berhasil Ditangkap
Pelaku berinisial A (30) ditangkap kurang dari 24 jam saat berusaha melarikan diri ke Kabupaten Kudus pada Jumat (30/1) subuh, dini hari.
Kepolisian Resor (Polres) Boyolali berhasil menangkap perampok sadis yang menewaskan seorang bocah di Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Jawa Tengah.
Pelaku berinisial A (30) ditangkap kurang dari 24 jam saat berusaha melarikan diri ke Kabupaten Kudus pada Jumat (30/1) subuh, dini hari.
Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra mengatakan pihaknya bekerja tidak sendirian. Mereka dibantu oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah.
Selain pelaku, pihaknya juga mengamankan sebuah sepeda motor milik korban yang dicuri.
“Kami dari Polres Boyolali beserta tim Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Tengah akan menyampaikan terkait perkembangan hasil penyelidikan terkait dengan peristiwa pencurian dengan pemberatan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Dan syukur Alhamdulillah dalam kurun waktu kurang dari 1x24 jam kami telah berhasil mengungkap terduga pelaku dari peristiwa tersebut,” ujar Kapolres kepada awak media di Desa Pengkol, Karanggede, Jumat (30/1).
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait pelaku. Oleh sebab itu, motif yang melatarbelakangi peristiwa itu belum bisa dibuka ke publik.
"Saat ini pelaku sedang dalam perjalanan untuk kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut dan melakukan pengembangan terhadap pelaku tersebut," ungkapnya.
"Untuk terkait motif dan lain-lain, rekan rekan saya harap bersabar dulu, karena ini masih dalam proses pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut serta pengembangan dari pihak Satreskrim Polres Boyolali," katanya.
Pelaku Hanya Satu orang
Indra memastikan bahwa pelaku tindak kekerasan hanya satu orang. Selain itu, antara pelaku dan korban juga tidak ada hubungan keluarga. Kapolres juga masih merahasiakan terkait alamat pelaku.
"Untuk hubungan tidak ada dengan pelaku. Itu (orang mana) akan kita sampaikan nanti," ucapnya.
Terkait korban yang merupakan ibu AO, Kapolres menyebut saat ini masih mendapatkan perawatan di RSUD Simo, Boyolali.
Selain perawatan, korban juga mendapatkan pantaun dari tim trauma healing dari Polres dan Pemkab Boyolali.
"Kami dari Polres Boyolali mengucapkan belasungkawa yang sedalam dalamnya atas peristiwa ini, yang terjadi pada keluarga korban. Semoga keluarga tabah dan ikhlas," pungkasnya.
Awal Kasus
Peristiwa perampokan sadis terjadi di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (29/1). Seorang bocah berinisial AO yang masih berusia 6 tahun harus menjadi korban.
Bocah tak berdosa itu meninggal dengan kondisi bersimbah darah akibat terkena bacokan senjata tajam milik pelaku.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa perampokan terjadi di rumah Purwanto (38) yang beralamat di Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Boyolali. Aksi nekat dilakukan siang bolong atau sekitar pukul 15.30 WIB.
Tak hanya AO yang menjadi korban meninggal, istri Purwanto berinisial D (33) juga mengalami luka serius dan harus dilarikan ke RSUD Simo, Boyolali untuk mendapatkan perawatan.
Kepala Desa Pengkol, Suripno membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengaku mendapatkan informasi terkait peristiwa tersebut dari ketua RT setempat.
Tak berpikir lama, is pun mendatangi lokasi kejadian. Di rumah tersebut masyarakat sekitar sudah berdatangan. Demikian juga sejumlah anggota polisi dari Polsek Klego dan Karanggede Boyolali.
"Jadi saya mendengar kabar ada perampokan di Pengkol. Kemudian saya telepon Pak RT dan katanya benar. Terus saya ke sana dari Polsek Klego, Polsek Karanggede sudah datang semua," ujarnya.
Menurut Suripno, kondisi AO sudah tak bernyawa atau meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan ibunya dalam kondisi kritis dan dievakuasi ke rumah sakit Simo.