MPR Tunjuk Josepha Siswi Viral SMAN 1 Pontianak Jadi Duta Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar
Nama Ocha sebelumnya menjadi sorotan publik usai polemik penilaian dalam final LCC 4 Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat ramai diperbincangkan di medsos.
Wakil Ketua MPR RI, Abcandra Muhammad Akbar Supratman, menyatakan MPR RI menunjuk Josepha Alexandra atau Ocha, siswi SMAN 1 Pontianak yang viral dalam ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar beberapa waktu lalu, sebagai duta LCC MPR.
"Salah satu aspirasi teman-teman adik Josepha bisa menjadi duta LCC, besok dari Kesekjenan akan menyampaikan hal tersebut," kata Abcandra di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (17/5/2026).
Abcandra mengatakan pihak MPR RI akan menemui langsung Josepha Alexandra serta pihak sekolah untuk membicarakan penunjukan tersebut sekaligus menanyakan kesediaannya menjadi duta LCC.
“Mudah-mudahan bisa diterima,” ujar dia.
Nama Ocha sebelumnya menjadi sorotan publik usai polemik penilaian dalam final LCC 4 Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat ramai diperbincangkan di media sosial.
MPR Hormati Sikap SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas
Di sisi lain, Ketua Badan Sosialisasi MPR RI, Abraham Liyanto, menegaskan MPR menghormati keputusan SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas yang memilih tidak mengikuti final ulang LCC 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat.
"Tadi kita rapat dengan pimpinan MPR RI, memutuskan kita mengikuti apa yang sudah disampaikan kedua sekolah ini,” kata Abraham.
Menurut Abraham, MPR juga memutuskan tidak akan menggelar ulang final lomba tersebut.
MPR Sudah Bertemu Perwakilan Sekolah
Sebelumnya, pimpinan MPR RI telah menerima kunjungan perwakilan SMAN 1 Pontianak di Kompleks Parlemen Senayan pada Kamis (14/5/2026).
“Pimpinan MPR yang diwakili Pak Hidayat Nur Wahid, Pak Eddy Soeparno, saya dan Ibu Sekjen serta jajaran telah bertemu dan menerima kunjungan kepala sekolah dan wakil kepala sekolah SMAN 1 Pontianak, Ibu Indang dan Pak Eko, di Ruang Nusantara V Kantor MPR RI," ungkap Abraham kepada wartawan, Jumat (15/5/2026).
Dalam pertemuan itu, pihak sekolah menyampaikan secara langsung keputusan mereka untuk tidak mengikuti final ulang LCC 4 Pilar.
"Mereka telah menyampaikan hal tersebut kepada kami dan kami sangat menghargai dan memahami," kata Abraham.
Sebelumnya, MPR RI sempat memutuskan final Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar tingkat Kalimantan Barat akan diulang. Keputusan itu diambil setelah muncul polemik terkait kesalahan penilaian juri saat babak final.
Namun, pihak SMAN 1 Pontianak akhirnya memilih tidak mengikuti pengulangan lomba tersebut.